- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Ayah dan Anak Telah Tinggal di Dalam ‘Kloset’ Selama 25 Tahun. Tapi, Lebih Baik Anda Melihat Terlebih Dahulu ‘Rumah’ Mereka

Erabaru.net. Ada sebuah rumah tua yang kumuh, yang terletak di sebuah gang kecil di Old Quarter Hanoi, Vietnam.

Beberapa penghuni yang tinggal di dalam, salah satunya adalah seorang pria dan anaknya ini, yang tinggal di “ruang” terkecil di rumah tersebut.

Inilah Cao Chu Van (70) yang tinggal bersama dengan anak laki-lakinya yang berusia 29 tahun di ruang kecil ini selama 25 tahun terakhir.

Rumah mereka sebenarnya adalah sebuah kloset atau lemari tua.

Karena terjerat kemiskinan, dia harus tinggal di ruang tertutup ini, yang memiliki biaya paling murah.

Satu-satunya yang mereka miliki hanyalah beberapa pakaian, botol air, cermin, sisir, dan beberapa surat kabar.

Ada banyak ruangan kecil di rumah tua itu, namun ruang mungilnya harus mencatat rekor rumah terkecil, candanya.

Rumah Tuan Cao memiliki tinggi 1 meter, lebar 2,5 meter, dan kedalaman 1,4 meter.

[1]
Photo Credit: ttvn.vn.

Terletak di bawah tangga dalam bangunan seluas 16 meter persegi, seseorang bisa melihat langsung ke dalam tempat tinggalnya, karena tidak ada pintu rumah.

Dan di dalam, tidak ada meja ataupun kursi.

Meski tidak memiliki pintu, Cao dengan bercanda mengatakan bahwa “rumah”nya adalah tempat teraman, karena tidak ada orang seperti pencuri mana pun yang tertarik untuk mencuri barang-barang miliknya.

[2]
Photo Credit: ttvn.vn.

Karena Tuan Cao tidak memiliki kamar mandinya sendiri, dia menggunakan toilet umum.

Selama musim panas, yang suhunya sangat panas dan lembab di Vietnam, kamarnya seperti kompor panas, tapi dia berkata, “Saya terbiasa berada di sini dan merasa sangat nyaman di rumah”.

Selama 25 tahun terakhir, Tuan Cao sudah terbiasa tidak bisa berdiri tegak di rumahnya, karena langit-langitnya terlalu rendah.

Jadi, hal sederhana seperti mengganti pakaian tidak bisa dilakukannya dengan berdiri.

Sebaliknya, mereka melakukannya dengan cara membungkuk atau berbaring.

[3]
Photo Credit: ttvn.vn.

Selain itu, ruangan mungil yang dimiliki oleh Tuan Cao dan anaknya ini mengharuskan keduanya tidur dengan berbaring miring melintasi ruangan.

Jarang tamu yang datang, kecuali tetangga dan pemilik properti itu ketika hendak menagih bayaran sewa rumah mereka.

[4]
Photo Credit: ttvn.vn.

Cao menyebutkan bagaimana orang penasaran dengan kehidupannya, istrinya, bagaimana merawat anaknya, dan pendidikan anaknya.

Tapi, pria tua itu rupanya enggan menjawab pertanyaan mereka, dan hanya tersenyum sedih, sepertinya tidak ingin membahas hal-hal ini.

[5]
Photo Credit: ttvn.vn.

Yang mereka tahu bahwa istrinya belum pernah tinggal di sini selama ini, sehingga kemungkinan ia telah “pergi”.

Satu hal yang bisa dipelajari dari hidupnya adalah bahwa ia suka membaca koran setiap hari.

[6]
Photo Credit: ttvn.vn.

Bagi Tuan Cao, surat kabar tidak hanya berfungsi sebagai sumber pengetahuan, tapi juga semacam “teman” baginya.

Dia biasanya terlihat membaca dalam posisi jongkok, dengan lutut menempel di dadanya.

[7]
Photo Credit: ttvn.vn.

Namun, satu-satunya tantangan saat ia membaca adalah bahwa pada awalnya, tidak ada cahaya di ruangan kecil itu.

Untungnya, tetangganya membantunya dengan memberinya lampu dan kipas angin.

Untuk kebutuhan pangan, Tuan Cao biasanya menghabiskan sekitar 10.000 sampai 15.000 Dong Vietnam, untuk membeli makanan murah di jalan.

[8]
Photo Credit: ttvn.vn.

“Rasa makananya sama lezatnya dengan makanan bermutu dari restoran apa pun,” katanya.

[9]
Photo Credit: ttvn.vn.

Tuan Cao tidak memiliki pekerjaan yang stabil, dia juga tidak menerima dana pensiun.

Dia mengatakan bahwa dia mencoba untuk mengambil pekerjaan aneh di sana-sini untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

[10]
Photo Credit: ttvn.vn.

Dia akan bekerja di kedai kopi, dan kemudian di tempat lainnya. Dia sepertinya tidak ingin bekerja dengan terlalu banyak detail.

Meskipun mengalami masa sulit, kekhawatiran pria 70 tahun adalah perihal anaknya, yang seharusnya sudah memiliki keluarga normal, dan kehidupan yang lebih baik.

[11]
Photo Credit: ttvn.vn.

“Tinggal di rumah kecil ini telah membuat anak saya menjadi kritis, dan dia menutup diri dari dunia luar. Ketika dia menikah nanti, saya harus memintanya untuk pergi keluar lebih sering,” kata Cao.

[12]
Photo Credit: ttvn.vn.

Pada akhir wawancara dengan reporter dari TTVN , Cao tertawa kecil dan berkata, “Saya sudah tua sekarang, saya juga sering menerima bantuan dari orang lain, tapi saya tidak mengharapkan apapun. Saya masih sehat dan saya punya cukup uang untuk hidup. Anda melihat hidup saya sangat sulit, tapi saya melihat hidup saya jauh lebih bahagia daripada kehidupan banyak orang, karena saya bersyukur masih memiliki tempat tinggal.”

[13]
Photo Credit: ttvn.vn.

Dia melanjutkan, “Saya bisa mendapatkan uang untuk makan saya, dan untuk surat kabar yang saya baca. Ada banyak orang miskin di luar sana, yang tidak pernah mengeluh [tentang nasib mereka dalam hidup]”. (intan/rp)

Sumber: www.ntd.tv