Erabaru.net. Banyak orang yang suka minum susu kedelai saat sarapan pagi. Susu kedelai kaya akan nutrisi yang mampu menyerap dan juga dapat mencegah kolestrol, tekanan darah tinggi, anemia, asma dan penyakit lainnya.

Namun, ada 6 hal yang harus diperhatikan ketika mengonsumsi susu kedelai, jika tidak maka kesehatan Anda menjadi taruhannya ! Seperti kasus berikut ini.

Baru-baru ini seorang ibu memberi anaknya minum susu kedelai yang dibuatnya di rumah, tapi justru berakibat fatal !

Saat pagi hari, ketika anak-anak hendak pergi ke sekolah, ibu tersebut memberikan susu kedelai yang baru mendidih kepada anaknya, dan ia juga menyiapkan segelas lagi untuk bekal anaknya di sekolah.

Tapi tak disangka, anaknya muntah-muntah di sekolah, susah bernapas dan gejala lainnya. Anak itu pun segera dibawa ke rumah sakit. Namun, nasib berkata lain, anak itu akhirnya meninggal.

Hasil autopsi forensik diketahui penyebab utama kematian bocah tersebut adalah susu kedelai yang “belum matang” !

1. Hindari susu kedelai yang belum matang

Banyak orang umumnya lebih suka membeli kedelai mentah dan memasaknya sendiri di rumah. Saat muncul gelembung, pasti akan langsung berpikir bahwa susu sudah mendidih.

Padahal, gelembung ini disebabkan oleh bahan organik dari susu kedelai yang dimasak. Artinya susu kedelai itu bukannya mendidih, jadi belum matang.

Tidak ada susu kedelai matang yang akan menimbulkan masalah bagi tubuh manusia.

Kacang kedelai sendiri mengandung zat yang dapat menyebabkan mual, menghambat pencernaan, mengurangi kemampuan tubuh untuk mencerna protein dan menghambat metabolisme tubuh.

Namun, jika kedelai dimasak hingga matang, zat berbahaya ini semua akan rusak dan tidak membahayakan kesehatan manusia.

Untuk mencegah keracunan susu kedelai adalah dengan memasak susu kacang pada suhu 100 derajat celcius sampai mendidih agar semua zat berbahaya hancur.

Perhatian: Jika mengalami gejala sakit kepala, sesak napas dan gejala buruk lainnya saat minum susu kacang, sebaiknya segera periksa ke dokter, jangan menunda untuk menghindari hal yang tak diinginkan.

2. Hindari mencampur telur ke dalam susu kedelai

Karena suhu panas susu kedelai tidak cukup untuk membuat telur matang. Di dalam telur mentah ada banyak bakteri dan sejumlah alergen.

Telur yang tidak dimasak matang ini mungkin akan menimbulkan lebih banyak masalah yang merugikan tubuh kita.

Apalagi telur yang dihasilkan dari ayam yang dilepas bebas. Karena lingkungan yang kurang bersih, kemungkinan mengandung lebih banyak bakteri.

3. Jangan minum obat secara bersamaan dengan susu kacang

Beberapa obat-obatan, terutama antibiotik, dipercaya mudah merusak unsur nutrisi yang ada pada susu kacang.

4. Hindari menyimpan susu kedelai dalam termos

Zat yang terdapat pada susu kedelai akan mudah merusak lapisan pelindung yang ada pada termos dan pada suhu yang ideal, ini akan mengundang kuman, memberikan nutrisi pada kuman-kuman tersebut dan bakteri dakam berkembangbiak dalam termos.

5. Jangan minum susu kedelai berlebihan

Terlalu banyak mengonsumsi susu kedelai dalam sekali minum akan menyebabkan penyerapan protein terganggu dan menyebabkan terjadinya gejala diare, maag, dan berbagai macam penyakit pencernaan lainnya.

Terasa sangat tidak nyaman bagi orang dewasa, dan jika dijadikan sarapan untuk anak-anak juga akan memengaruhi pertumbuhannya.

6. Jangan minum susu kedelai dalam keadaan perut kosong

Protein yang ada pada susu kedelai akan segera diubah menjadi energi dan dikonsumsi, tidak bisa sepenuhnya bermanfaat bagi tubuh.

Selain itu saat kita mengonsumsi susu kedelai, ada baiknya kita mengonsumsinya dengan sedikit makanan dari olahan tepung seperti roti, kue, dan penganan lainnya supaya protein yang ada dapat terserap dengan baik oleh tubuh. (jhn/yant)

Sumber: ins.bldaily.com

Share
Tag: Kategori: Uncategorized

Video Popular