Erabaru.net. Setiap hari, gadis kecil ini akan berdiri di dekat jendela dan melihat-lihat kereta.

Dia suka mendengar suara gemuruh kereta saat melintas.

Hal yang paling penting, dia menyukai wajah masinis kereta api yang selalu tersenyum, yang selalu melambaikan tangan padanya saat mereka hendak melanjutkan perjalanan mereka untuk bekerja.

Kemudian suatu hari, dia tidak lagi terlihat di tempat asalnya …

Seorang anak perempuan dari Briana Shepard, yang bernama Rio, selalu berdiri di ambang jendela tempat tinggal keluarganya dan melihat kereta lewat.

Gadis kecil itu sepertinya senang mendengar suara siulan kereta api dan sering melambaikan tangan kepada masinis kereta yang gembira itu.

Sekelompok dari mereka juga kerap menantikan gadis kecil di dekat jendela rumahnya itu.

“Rio tampaknya senang menghabiskan hidup untuk itu. Tidak butuh waktu lama bagi para masinis untuk melihat Rio yang sedang melambaikan tangan kepada mereka, dan bagi mereka pun balik melambaikan tangan kepada Rio. Seiring berjalannya waktu, itu menjadi ritual mereka,” tulis Shepard di sebuah postingan Facebook.

“Saat mereka akan meniup peluit kereta, dia akan berlari ke jendela, mereka akan membuka jendela kereta mereka, dan semua orang akan melambai dan tersenyum kepada Rio. Saya melihatnya sambil menahan air mata setiap saat.”

Selama tiga tahun penuh, adegan kecil yang menyenangkan ini menjadi rutinitasnya.

Lalu hari itu tiba saat Rio mulai bersekolah.

“Ketika ia hendak masuk sekolah membuat saya sedikit mengalami kesulitan, tapi bagi para masinis kereta, itu adalah hal yang tersulit bagi mereka, karena Rio sudah tidak berada di sana.”

© Facebook | Lovewhatreallymatters

“Mereka meniup peluit mereka, mereka membuka jendela mereka, tapi sayalah satu-satunya yang berdiri di sana sambil menangis dan melambaikan tangan dengan lemah. Keesokan harinya saya membuat sebuah tanda. Saya menulis ‘Dia mulai bersekolah.’ Ketika saya mendengar peluit kereta berbunyi, saya langsung berlari ke jendela, dan mengangkat papan tanda saya. Itu terjadi sekitar tiga minggu yang lalu.”

Pada suatu pagi, Shepard mendengar seseorang mengetuk pintu rumah mereka.

Ketika Shepard membuka pintu, dia berdiri berhadapan muka dengan salah satu masinis kereta.

Dia bertanya kepadanya tentang gadis kecil berambut pirang yang biasa melambaikan tangan kepada mereka dari jendela di pagi hari.

“Mereka melihat pertanda saya, tapi tidak mengerti apa yang ia katakan. Mereka mengira dia sudah mulai sekolah, tapi mereka harus memastikannya sendiri. Dia mengatakan bahwa lambaian tangan Rio telah membuat semangat untuk menjalani hari-hari mereka selama tiga tahun belakangan ini.”

Sang masinis bertanya kepada Shepard apakah akan baik-baik saja jika dia dan masinis lainnya mengejutkan Rio dengan hadiah ulang tahun untuk menunjukkan penghargaan dan rasa sayang mereka kepadanya.

© Facebook | Lovewhatreallymatters

Shepard pun menerima tawaran mereka dan berterima kasih pada para pria tersebut.

“Menyaksikan persahabatan mereka yang tidak biasa selama beberapa tahun terakhir memang cukup membuat saya terkejut. Mengetahui bahwa hal sederhana seperti lambaian tangannya mampu mempengaruhi mereka. Kunjungan mereka hari ini dan kebaikan mereka terhadap anak perempuan saya telah menegaskan kembali keyakinan saya akan kebaikan dan kemanusiaan yang masih ada di dunia ini. Inilah momen-momen yang akan selalu kami ingat.”

Bersikap baik kepada orang lain adalah sesuatu yang harus dimiliki masyarakat bersama-sama, saling memberi semangat dan saling mendukung satu sama lain tanpa syarat. (intan/rp)

Sumber: www.ntd.tv

Share

Video Popular