Erabaru.net. Ken, seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun asal Phiilipina, setiap hari secara diam-diam pergi dari rumah. Beberapa minggu kemudian, ayahnya yang heran dengan kelakuan putranya itu lalu mencoba mengikuti kemana ia pergi.

Dan rupa-rupanya selama ini Ken pergi diam-diam untuk memberi makan anjing-anjing liar.

Ken sekarang berusia 10 tahun, ia tinggal di bagian selatan Phiilipina, sejak kecil Ken memang sudah sangat menyukai hewan.

Saat berusia 8 tahun, Ken menggambar sebuah kartu, yang isinya menunjukkan keinginannya untuk menyelamatkan hewan-hewan kecil.

Saat Ken berusia 9 tahun, ia kerap pergi secara diam-diam tanpa memberitahu ayahnya, kemudian ayahnya baru mengetahui kalau ternyata Ken selama ini selalu memberi makan 3 ekor anjing liar di dekat rumahnya.

Ketiga ekor anjng ini selalu berkeliaran di jalanan, setiap hari tidak mendapatkan makanan di tengah cuaca yang tak menentu, sehingga badan ketiga anjing ini sangat kurus dan memprihatinkan.

Bahkan sampai menderita penyakit kulit. Namun Ken sama sekali tidak peduli, dan tetap menjalin persahabatan yang akrab dengan anjing-anjing ini.

Ayah Ken sangat tersentuh setelah mengetahui niat baik anaknya, kemudian ia langsung membawa pulang ketiga ekor anjing itu untuk dipelihara.

Karena sering bersama setiap hari, ketiga ekor anjing itu pun tidak bersikap waspada lagi terhadap Ken, sehingga Ken dan ayahnya bisa membawa mereka pulang dengan lancar.

Karena alasan penyakit kulit, Ken dan ayahnya secara telaten melakukan perawatan ekstra kepada anjing-anjing itu.

Sejak ketiga anjing itu dibawa pulang ke rumah, keinginan Ken untuk membantu binatang-binatang liar lainnya semakin membara, namun saat itu, ia tidak dapat berbuat banyak.

“Keinginan saya sejak kecil adalah membangun sebuah rumah perawatan khusus binatang, di dalamnya tinggal banyak anjing liar, dan saya akan memberikan rumah untuk mereka yang tak memiliki rumah.”

“Namun ayah saya bilang, ‘Kamu masih kecil, tidak mungkin melakukan semua hal itu, karena butuh banyak uang dan waktu. yang bisa kamu lakukan sekarang menunggu dewasa dulu, setelah itu kamu baru bisa membantu anjing-anjing liar’ “kata Ken.

Setelah anjng itu dibawa pulang, Ken dan ayahnya membangun sebuah kandang kecil dari kayu untuk mereka, dan mereka menamakannya “Happy Animals Club”, dan itu hanyalah permulaan.

Setelah ketiga binatang ini tinggal di “Happy Animals Club”, mereka tidak lagi kelaparan dan menderita.

Mereka sangat sehat dan bahagia! Apa kamu bisa mengenali mereka yang sekarang? Mereka berubah menjadi sangat besar, ternyata mereka begitu lucu dan menyenangkan!

Anjing dan Ken adalah sahabat terbaik, inilah rumah mereka

Mereka bisa bermain sepuasnya, dan tidak perlu takut lagi.

Coba lihatlah senyum bahagia di muka mereka, benar-benar tampak bahagia sejak dipelihara Ken.

Satu tahun pun berlalu, Ken telah merampungkan keinginan terbesarnya, dia dan ayahnya menghabiskan banyak tabungan untuk membangun sebuah tempat perlindungan hewan.

Di tempat perlindungan hewan itu terdapat kandang yang besar, anjing yang sakit atau cacat semuanya ditampungh di sini, sementara anjing-anjing lainnya bisa berlari-lari dan bermain sepuasnya.

Sejak dibangunnya tempat perlindungan hewan itu, Ken semakin giat menyelamatkan anjing-aniing liar, dan dia selalu bisa dengan mudah membawa anjing liar pulang tanpa bersusah payah, dan menerima perawatan dengan patuh.

Ken mencintai binatang dengan sepenuh hati, setiap hari ia menghabiskan banyak waktu bersama anjing-anjing ini, tidak peduli mereka sakit atau tidak, Ken tidak pernah membedakan mereka.

Kebaikan hati Ken memengaruhi banyak kerabat dan teman-temannya, dan atas kehendak masing-masing, mereka ikut membantu untuk meringankan beban mereka.

Suatu hari ayah Ken mendengar kabar bahwa tempat penampungan di kota akan melakukan euthanasia terhadap sekelompok anjing, kemudian mereka segera ke tempat penampungan untuk menyelamatkan anjing-anjing yang akan segera disuntik mati.

Seorang staf penampungan hewan menunjuk seekor anjing yang sekarat dan berkata, “Saya sarankan kamu tidak membawa anjing itu, karena hampir dipastkan anjing itu tidak akan bisa bertahan hidup lagi.”

Anjing itu hanya punya satu mata, tapi Ken tidak meninggalkannya begitu saja, meski anjing itu tampak sangat lemah, tapi ia kerap mengibas-ibaskan ekornya sekuat tenaga, karena ia ingin memberi tahu semua orang bahwa ia sangat bahagia disini.

Ken dan ayahnya menghabiskan banyak uang dan waktu dalam menolong anjing-anjing liar, namun mereka sangat senang dan bahagia.

Belakangan kisah Ken kemudian tersebar ke seluruh penjuru dunia, dan banyak mendapatkan dukungan serta bantuan dari berbagai pihak, hingga mereka dapat lebih mencurahkan perhatian mereka untuk menyelamatkan anjing-anjing liar.

Kita benar-benar berterima kasih pada Ken dan ayahnya, yang telah banyak menolong binatang-binatang liar.

Tentu saja di sekitar kita juga masih banyak orang yang berhati mulia seperti Ken dan ayahnya ini.

Mereka menyelamatkan anjing-anjing liar dan menyediakan rumah untuk mereka, sehingga hewan-hewan yang lucu ini bisa menemukan kebahagiaan.

Mungkin kita tidak bisa seperti Ken, tapi kita bisa mengadopsinya, mungkin setetes kasih Anda dapat menyelamatkan makhluk ciptaan-Nya!(jhn/yant)

Sumber: happytify.cc

Share

Video Popular