Erabaru.net. Seorang gadis muda harus sering melewatkan sekolah karena sakit. Kemudian, setelah menghabiskan dua minggu di rumah sakit, dia harus menanggung ejekan dan intimidasi dari teman sekelasnya karena kondisinya.

Tapi kondisi menjadi lebih baik setelah keadaannya diketahui, berkat tindakan yang luar biasa dari orang asing.

Shannon Purcifer (16) menderita penyakit usus, kolitis ulserativa, dan artritis, dan seringkali harus menghabiskan waktu berminggu-minggu di rumah sakit.

Dia memiliki gaun impian untuk digunakan saat menghadiri pesta prom night yang akan datang, yang harganya lebih dari 600 poundsterling.

Ia akan menggunakan gaun tersebut untuk membuatnya terlihat seperti seorang putri.

Tapi pada malam pesta prom night, meskipun dia mencoba mengenakan gaun itu, dan pacarnya telah menunggunya untuk pergi bersama, Shannon tidak bisa memaksa dirinya pergi, karena aksi pembulian yang ia alami dari teman sekelasnya membuatnya trauma untuk menghadiri pesta itu.

Ibunya, Claire Carstens, sangat sedih dan mengambil foto Shannon saat mengenakan gaun itu, dan memasangnya di Facebook.

“Seharusnya dia pergi ke pesta prom malam ini dan mengenakan gaun cantik ini. Dia bahkan telah mencoba gaun itu. Tapi aku sangat sedih karena ia memilih untuk tidak pergi karena takut dibuli oleh teman-temannya.

“Padahal dia telah lama menantikan pesta ini selama berbulan-bulan lalu dan kami membeli gaun itu pada bulan Februari lalu.

“Tapi aksi pembulian tersebut menjadi sangat buruk, sehingga dia sadar dia tidak akan bisa menikmati pestanya jika dia pergi.

“Dia merasa gembira selama beberapa saat sebelum pesta. Tapi dua bulan sebelum pestanya diadakan, kami tahu bahwa hatinya tidak demikian. Dia sharus menahan keinginannya untuk berpesta.

“Dengan semua hal yang dia sudah alami, aksi pembulian memang benar-benar hal yang kejam,” kata Claire The Sun .

(Foto : Facebook | Claire Carstens)

Banyak warganet yang melihat foto itu, dan mengetahui masalah Shannon, menawarkan bantuan.

Beberapa penawaran datang dari masyarakat setempat untuk memberinya ” alternatif”, karena mereka ingin membuatnya merasa istimewa.

(Foto : Facebook | Claire Carstens)

Rambut dan riasannya diurus oleh orang asing, lalu sebuah acara di rumahnya telah dirancang secara khusus, lengkap dengan para tamu pesta.

Termasuk sekelompok 120 anggota geng motor dari Gosport Scooter Club hadir pada pesta prom alternatifnya, dengan membawa kendaraan roda tiga.

Dia berjalan sambil membawa bunga korsase yang terpampang foto ayahnya, Daniel Purcifer yang merupakan Petugas Angkatan Laut Kerajaan yang meninggal di Jerman saat berusia 28, 10 tahun yang lalu. Dia pasti akan bangga melihat putrinya yang cantik di malam spesialnya.

(Foto : Facebook | Claire Carstens)

Dan bagaimana reaksi Shannon? “Dia tampak lebih baik dari yang pernah saya bayangkan,” katanya.

“Bagian yang terbaik adalah saat para anggota geng motor tiba. Saya tahu mereka akan datang tapi saya tidak tahu mereka akan naik ke sana dengan sepeda roda tiga.”

Claire sangat bersyukur atas perhatian yang dilakukan orang lain untuk memperbaiki kesedihan dan keterpurukan putrinya:

“Senang sekali bisa melihat begitu banyak orang hebat, orang-orang yang belum pernah kami temui sebelumnya. Orang ingin membuat anak saya bahagia,” katanya. “Ini sungguh seperti mimpi.”

(Foto : Facebook | Claire Carstens)

“Ada banyak acara pesta dan saya kini bisa menikmati waktu yang menakjubkan dengan orang-orang yang belum pernah saya temui yang telah membantu saya. Ini sungguh emosional,” kata Shannon.

(Foto : Facebook | Claire Carstens)

“Para anggota geng motor itu sungguh menakjubkan. Kami sangat berterima kasih atas bantuan semua orang. Shannon memang menjadi sangat emosional, tapi dia terlihat sangat gembira dan bisa menikmati pesta dengan bahagia,” kata Claire.(intan/yant)

(Foto : Facebook | Claire Carstens)

Sumber: ntd.tv

Share

Video Popular