Erabaru.net. Mahendra Singh Dhoni, mantan kapten tim kriket nasional India, yang tidak perlu diperkenalkan lagi.

Dia sudah memiliki popularitas yang tinggi karena bakat luar biasa yang dia tunjukkan di lapangan, namun sebenarnya ‘Captain Cool’ ini juga terkenal karena kepribadiannya di luar lapangan.

Facebook | MS Dhoni

Berasal dari keluarga kelas menengah, Dhoni mungkin sudah memperoleh ketenaran, namun nilai-nilai kerendahan hati tetap berakar dalam dirinya.

Dia tidak membiarkan popularitas membuatnya jadi sombong.

Selama berperan sebagai kapten, piala yang dimenangkan timnya akan diserahkan ke anggota tim yang paling muda. Hal ini juga dilihat sebagai contoh sifat rendah hati yang dia miliki.

Facebook | MS Dhoni

Dikenal karena pola pikir praktis serta pemikiran strategisnya, Dhoni, dalam sebuah acara peluncuran buku, akhirnya membuka alasan dibalik tindakan yang dilakukannya itu.

“Semua itu hanya karena, jika ada anak muda dalam tim yang tampil dengan bagus, dan Anda menyerahkan pialanya ke dia, hal itu akan menjadi sebuah penghargaan baginya.

Bukti nyata bahwa Anda menghargai apa yang telah dia lakukan, dan itu akan meningkatkan rasa percaya diri mereka.”

“Pada akhirnya, kita telah memenangkan sebuah piala. Tidak masalah siapa yang memegangnya.

Namun jika saya menyerahkannya kepada beberapa anak muda dalam tim, mereka akan merasa bangga, dan itu artinya saya juga diuntungkan, karena dia akan dapat tampil lebih baik lagi di masa depan, jadi ini adalah situasi win-win bagi kami,” katanya dalam sebuah laporan media.

Virat Kohli dan Suresh Raina memegang Trofi Piala Dunia 2011 Kredit: NDTV Sports

Tindakannya ini bukan saja tanda kerendahan hati, tapi juga contoh kepemimpinan yang efektif.

Dia menyemangati anggota termuda dan terbaru dalam tim, dan sebaliknya mereka juga membuatnya bangga dengan penampilan yang bagus.

Virat Kohli adalah contoh cemerlang atas hal ini. (Anggi/ Jul)

Sumber: ntd.tv

Share

Video Popular