Erabaru.net. Dikatakan bahwa cinta sejati tidak pernah benar-benar mati.

Seorang seniwati Marina Abramovic dan seorang seniman bernama Ulay Laysiepen menjalin kisah asmara yang indah di akhir tahun 70an. Kehidupan mereka adalah romansa yang intens, penuh energi dan mistis.

Setelah dua belas tahun menjalin hubungan cinta serta kolaborasi seni, pasangan tersebut memutuskan untuk mengambil jalan yang berbeda dan mengakhiri hubungan mereka.

Namun cara perpisahan yang digunakan oleh pasangan seniman ini juga tidak biasa, Marina dan Ulay pergi ke Tembok Besar Tiongkok dan melakukan pertunjukan terakhir, di mana mereka berjalan dari kedua ujung dinding sampai mereka bertemu, dan kemudian mengucapkan selamat tinggal, selamanya.

Karya itu disebut “The Walk of the Wall” dan itulah saat terakhir mereka bertemu.

20 tahun kemudian, Marina tampil di Museum of Modern Art di New York.

Disana ada satu sesi dimana sang seniman dan pengunjung, akan membagi momen bersama dengan duduk dalam diam dan saling berpandangan.

Setiap pengunjung mendapat kesempatan untuk menghabiskan waktu sejenak bersama sang seniman.

Youtube

Apa yang Marina tidak duga sama sekali adalah bahwa, di antara penonton, ada cinta terbesar dalam hidupnya.

Saat gilirannya tiba, Ulay duduk di depan cinta lamanya dan reaksinya sangat emosional. Ini adalah pertama kalinya mereka bertemu lagi setelah 20 tahun!

Youtube

Pasangan itu tidak bisa berhenti saling menatap mata, dan berhasil mengekspresikan begitu banyak emosi hanya dengan tatapan mata mereka.

Pada akhirnya, Marina tidak bisa menahan diri lagi dan mulai menangis.

Youtube

Mari saksikan video menyentuh ini:

 

Inilah salah satu manifestasi cinta yang paling indah yang pernah saya lihat. Anda akan melihat bagaimana kisah cinta kedua seniman ini, menyentuh hati Anda! (Anggi/ Jul)

Sumber: youtube.com

Share
Kategori: Uncategorized

Video Popular