Erabaru.net. Di masyarakat sekarang ini dipenuhi dengan aneka tipe atasan alias bos yang banyak tuntutan tapi tidak diimbangi dengan imbalan yang setara.

Tapi di Kota Tainan, Taiwan, ada bos yang berhati mulia, pasalnya dia tidak hanya mempekerjakan seorang nenek berusia 82 tahun, tapi juga setiap hari antar-jemput kerja sejauh lebih dari 50 km.

Terkadang kalau tidak sempat, ia menyuruh isterinya antar-jemput si nenek.

Sehubungan dengan cara kerjanya ini, bos yang baik hati ini mengatakan, “Ini bukan apa-apa, saya juga pernah merasakan apa yang dialami nenek, dan lebih memahami perasaan orang yang membutuhkan bantuan.”

▲ Setiap pagi, nenek Wang (82) selalu menumpangi mobil bos-nya ke pabrik untuk bekerja.

Internet

Nenek Wang yang tinggal di Matou, Tainan, Taiwan ini, awalnya sudah pensiun di rumah menikmati masa senjanya.

Namun karena putranya yang berusia 58 tahun dan menderita poliomyelitis atau polio ini mengalami kecelakaan lalu lintas lima tahun lalu, dan terjadi patahan pada sebagian tulang di sekitar persendian serta masih dalam proses pemulihan, membuat jadi nenek Wang harus memikul sendiri beban hidup keluarga.

Awalnya nenek Wang bekerja di pabrik makanan dekat rumahnya, namun karena resesi ekonomi, pabrik pun gulung tikar.

Nenek Wang seketika kehilangan sumber pendapatan. Untungnya nenek Wang bertemu dengan Lin Zong-qing, yakni bos yang mau mempekerjakannya.

Nenek Wang mengatakan, pabrik makanan bos Lin sangat jauh, dan nenek Wang sangat terharu ketika bos Lin mengatakan akan antar-jemput kerja nenek Wang.

“Bos Lin orangnya baik dan ramah, bahkan membeli kursi panjang untuk waktu istirahat siang saya, saya tidak tahu bagaimana nasib saya kalau tidak ada bos Lin!” katanya.

Pabrik makanan milik Lin Zong-qing (49) sudah berjalan lebih dari 30 tahun sejarahnya.

Lebih dari 10 tahun yang lalu, dia mengambil alih pabrik yang dililit utang tersebut.

Setelah perjuangan kerasnya selama lebih dari 10 tahun, pabriknya sekarang telah berada di jalur yang normal.

Bos Lin dan nenek Wang sebenarnya sudah saling kenal saat bekerja di pabrik bos yang bangkrut ini.

Saat bos Lin mengetahui nenek Wang tidak punya sumber penghasilan lagi, dia pun menghubungi nenek Wang dan menawarkan pekerjaan.

“Saya mau mempekerjakan nenek Wang, jangan khawatir mengenai tempat kerja yang jauh, saya akan membantu mengatasinya,” kata bos Lin pada nenek Wang.

Nenek Wang mengatakan bahwa rekan kerja di pabrik jauh lebih muda darinya, jadi mereka semua memanggilnya nenek Wang.

Internet

Rekan-rekan kerja nenek Wang juga selalu turun tangan tanpa disuruh membantu nenek saat membutuhkan bantuan.

Bos Lin mengatakan, bahwa sebagai seorang bos tidak seharusnya “menyuruh-nyuruh pekerja”, tapi memperlakukan semua karyawan dengan empati.

“Pabrik saya tidak besar, hanya 12 orang karyawan, tapi semuanya seperti keluarga besar,” katanya.

Internet

Sebenarnya, anak yang dirawat nenek Wang bukan anak kandung nenek Wang, tapi anak angkat yang tidak ada hubungan darah dengannya, namun, nenek Wang tetap merawatnya selama bertahun-tahun tanpa mengeluh sedikit pun.

Share

Video Popular