Erabaru.net. Keluarga asal Ohio ini sangat senang karena mereka bisa mengadopsi anak yatim dari Uganda.

Namun, setelah dia datang ke Amerika Serikat dan bahasa Inggrisnya membaik, dia mulai bercerita tentang hidupnya, dan mereka menyadari ada sesuatu yang salah pada dirinya.

Jessica dan Adam Davis memiliki empat anak kandung dan ingin mengadopsi seorang anak yatim piatu.

Mereka menghubungi European Adoption Consultants (EAC) untuk memulai proses adopsi, dan mereka menemukan seorang gadis kecil dari sebuah desa di Uganda.

Agensi mengatakan kepada mereka bahwa ayah gadis itu telah meninggal, dan dia ditelantarkan oleh ibunya.

Youtube Screenshot | CNN.
Youtube Screenshot | CNN.

Pada April 2015, pasangan itu terbang ke Uganda untuk menemui anak berusia 5 tahun yang bernama Mata, yang akan menjadi anak perempuan mereka yang baru.

Dalam sebuah wawancara, Jessica mengatakan kepada CNN, “Dia berada di panti asuhan, tidak ada mainan, hanya duduk di jendela.”

Setelah enam bulan tinggal di Amerika Serikat, Bahasa Inggris Mata telah mengalami peningkatan, dan dia mulai memberi tahu keluarga barunya tentang bagaimana hidupnya di Uganda dulu.

Apa yang dikisahkan gadis kecil itu sungguh mengejutkan Jessica.

Youtube Screenshot | CNN.
Youtube Screenshot | CNN.

Ternyata, apa yang dikatakan oleh semua agen adopsi EAC mengatakan tentang Mata pada Jessica adalah kebohongan belaka.

Mata menceritakan kisahnya, dimana ia tidak pernah diabaikan atau ditelantarkan ibunya.

Justru sebaliknya, ia mendapat banyak cinta dan dirawat dengan baik oleh ibu kandungnya, Jessica mulai menyadari bahwa tanpa disadari, mereka telah ikut serta dalam penipuan, membawa anak perempuan dari keluarga yang penuh kasih.

Orang tua tahu bahwa mereka harus melakukan sesuatu. Mereka harus mengembalikan Mata ke ibunya.

Youtube Screenshot | CNN.

Setelah melakukan pertemuan antara Mata dan ibunya kandungnya, Jessica merasa bahwa Ibu Mata bukanlah orang tua yang tega melalaikan anaknya.

Dia sangat mencintai putrinya dengan sepenuh hati.

Reuni antara Mata dan ibu serta saudara kandungnya benar-benar menghangatkan hati Jessica dan suaminya.

Pada hari penerbangan kembali ke Uganda, Jessica bertanya kepadanya apa yang akan dia lakukan saat melihat ibunya, yang dijawab Mata, “Memeluknya.”

Youtube Screenshot | CNN.
Youtube Screenshot | CNN.

Ternyata, ibu Mata telah dituntun untuk percaya bahwa anaknya akan dibawa oleh keluarga yang akan mensponsori pendidikannya, kemudian pulang ke rumah.

Namun itu benar-benar suatu tipu muslihat. Dia tidak tahu bahwa dia telah menandatangani sebuah perjanjian yang berisi untuk melepaskan semua hak asuhnya terhadap Mata.

Sementara itu, keluarga “sponsor” ini membayar agen adopsi sebesar $ 15.000.

Proses menemukan ibu Mata mengarah pada penemuan lain, Mata bukanlah satu-satunya anak yang diambil dari keluarga yang penuh cinta karena secara “dijual” secara tidak sah untuk diadopsi. Banyak cerita lain yang sangat mirip dengannya.

Pasangan David ini telah melakukan hal yang benar, untuk mengembalikan Mata kepada ibu kandungnya.

Seperti yang Adam jelaskan, “Jika anak kami diambil dari kami, kami tentu ingin anak kami kembali.”

Dan senyum di wajah Mata saat bisa melihat ibunya lagi merupakan indikasi murni hubungan cinta mereka, yang membuat Jessica maupun Adam merasa bahagia.

Youtube Screenshot | CNN.

Tonton video di sini.

(intan/rp)

Photo Credit: Youtube Screenshot | CNN .

 

Share

Video Popular