Erabaru.net. Kehidupan pemain biola klasik ini menghabiskan sebagian hidupnya untuk musik.

Sayangnya, dia mengalami kelumpuhan karena kecelakaan mobil yang mengerikan.

Namun berkat teknologi terobosan, impiannya yang sempat sulit diwujudkan akhirnya bisa menjadi kenyataan.

Kini, dia bisa menulis, bermain, bahkan mengkomposisi lagunya sendiri!

Hasrat Rosemary Johnson adalah untuk belajar dan bermain musik.

Sebagai gadis remaja, dia menunjukkan banyak usaha untuk mewujudkan cita-citanya sebagai pemain biola klasik.

Sebagai seorang musisi, ia selalu berharap bisa bermain dengan orkestra simfoni yang terkenal di dunia.

Mimpinya menjadi kenyataan saat dia diminta bergabung dengan orkestra Opera Nasional Welsh.

Karir cemerlangnya pun akhirnya bisa diwujudkan.


© Facebook | Musik Merriam

Dia pernah berpartisipasi dalam Opera Nasional Welsh selama sembilan bulan.

Namun, kebahagiaan itu cepat berlalu dalam hidupnya, karena dia mengalami sebuah kecelakaan mobil yang serius, yang membuat otaknya tak bisa berfungsi normal.

Selama tujuh bulan, Johnson mengalami koma. Dia mengalami cedera kepala serius yang membuatnya tidak bisa berbicara atau bergerak.

Dia tak bisa lagi mengangkat dan memainkan biola kesayangannya.

YouTube Screenshot | The Telegraph

Hampir tiga dekade berlalu. Karir Rosemary yang dulu menjanjikan sekarang mulai sirna, dan dia pun tidak memiliki ketertarikan untuk memenuhi hasratnya dalam bermusik.

Namun penelitian mutakhir mengubah keputusasaannya terhadap cita-citanya. Baru-baru ini Plymouth University berkolaborasi dengan Royal Hospital for Neuro-Disability (RHN) untuk menciptakan sebuah sistem yang memfasilitasi kontrol musik melalui sinyal gelombang otak dengan bantuan elektroda.

Penggunaan software Brain-Computer Interfacing (BCMI) diciptakan untuk membantu menghidupkan kembali hasrat musik Rosemary!

YouTube Screenshot | The Telegraph
YouTube Screenshot | The Telegraph
YouTube Screenshot | The Telegraph

Dengan menggunakan matanya, dia bisa “memilih” catatan musik dari layar di depannya, yang kemudian ditranskripsi menjadi musik tertulis.

Alison Balfour-Paul, mantan rekan biolanya, memutuskan untuk memainkan musik pilihan Rosemary dengan biolanya dalam sebuah orkestra.

Dengan software mutakhir ini, Rosemary kini bisa “bermain” musik lagi.

YouTube Screenshot | The Telegraph

“Saya merasa terhormat bisa dipercaya untuk melakukan ini bersamanya, menjadi suaranya, musiknya dan biolanya. Saya sangat bangga terhadapnya,” kata Balfour-Paul, lapor The Telegraph .

“Pertama kali kami mencoba memainkannya, saya melihat [Johnson] menangis. Kita bisa merasakan kegembiraannya bisa datang kembali karena ia bisa membuat musik lagi,” kata Profesor Eduardo Miranda, perwakilan dari Universitas Plymouth, yang terlibat dalam pengerjaan proyek tersebut.

Melalui kesuksesan proyek dan musik Rosemary, diharapkan musisi lain yang memiliki keterbatasan fisik bisa memiliki kemungkinan lagi untuk mengekspresikan diri dan menulis musik impian mereka.

YouTube Screenshot | The Telegraph

Simak peluncuran proyek software canggih ini dalam cuplikan video di bawah ini. (intan/rp)

www.ntd.tv

Share

Video Popular