Erabaru.net. Apa yang terjadi setelah manusia mati? Sebuah tim peneliti di New York mungkin sudah hampir memecahkan misteri ini.

Mereka telah menyimpulkan bahwa seseorang tetap sadar sepenuhnya pada saat maupun setelah kematian.

Sebelumnya, banyak orang yang skeptis untuk menyingkirkan klaim pengalaman menjelang kematian dan sering menganggapnya sebagai faktor fisiologis dan psikologis.

Namun, dalam sebuah penelitian yang dilakukan baru-baru ini, para periset telah menemukan bahwa kesadaran seseorang tetap bekerja setelah tubuh telah meninggal dan berhenti menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

(Foto : YouTube Screenshot | Nourish TV)

Dengan kata lain, orang tersebut sadar bahwa mereka sudah meninggal. Jika orang itu berada di ruang rumah sakit, dia bahkan masih bisa mendengar dokter mengumumkan kematian mereka.

(Foto : Getty Images | Jonathan Knowles)

Ada sebuah film yang dirilis pada tahun 90-an yang disebut Flatliner, di mana lima mahasiswa kedokteran dengan sengaja menghentikan detak jantung mereka dalam waktu yang singkat demi bisa mengunjungi alam baka.

Nah, tim peneliti dari Sekolah Kedokteran Langone di Universitas New York juga berusaha meneliti pertanyaan yang sama.

(Foto : Getty Images)

Tim tersebut mempelajari pasien dari Eropa dan di Amerika Serikat yang sempat meninggal akibat menderita serangan jantung, namun berhasil hidup kembali.

“Secara teknis, begitulah cara Anda untuk mendapatkan waktu kematian, semuanya didasarkan pada saat jantung berhenti berdetak,” kata direktur penelitian perawatan dan resusitasi kritis Universitas New York, Dr. Sam Parnia, kepada Live Science .

“Begitu detak jatung berhenti berdetak, darah tidak lagi bisa beredar ke otak, yang berarti fungsi otak juga berhenti seketika.”

(Foto : Getty Images)

Namun, menurut Dr. Parnia, banyak pasien yang mengalami resusitasi masih bisa mendengar dan melihat apa yang terjadi di sekitar mereka dengan jelas, bahkan setelah mereka dinyatakan meninggal dunia oleh dokter.

“Mereka bisa melihat para dokter dan perawat yang sedang bekerja dengan kesadaran penuh mereka, bahkan semua yang seharusnya sudah bisa dilakukan oleh mereka,” kata Dr. Parnia.

Cerita mereka kemudian diverifikasi oleh petugas medis dan perawat di tempat kejadian.

(Foto : Getty Images)

Dr. Parnia dan timnya terus menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi pada manusia setelah kematian.

“Kami mencoba memahami fitur persis yang dialami orang saat mereka mengalami kematian, karena kami memahami bahwa ini akan mencerminkan pengalaman universal yang akan kita alami saat kita meninggal dunia nanti,” tambahnya.

(Foto Getty Images)

Dalam sebuah studi sebelumnya pada tahun 2013, para peneliti dari Universitas Michigan menemukan bahwa ada bukti “ledakan energi otak” saat seseorang meninggal dunia.

Temuan baru-baru ini mengisyaratkan beberapa pertanyaan penting : Jika fisik tubuh telah mati dan tidak lagi berfungsi, lalu bagaimana mungkin seseorang masih bisa sadar?

Apakah ini justru menjadi bukti bahwa pikiran tidak hanya berasal dari otak, seperti yang banyak dikatakan oleh para ilmuwan, tapi dari kesadaran spiritual, mirip dengan jiwa, yang tidak dibatasi oleh fisik?(intan/yant)

Sumber: ntd.tv

Share

Video Popular