Erabaru.net. Apa yang akan kamu lakukan jika suatu hari kamu melihat seseorang meminta bantuan di konter kasir : “Pak/bu, sudah beberapa hari ini saya tidak makan, boleh minta tolong ?”

Ini bukan sekadar cerita, tapi sebuah kisah nyata mengharukan yang pernah terjadi di Amerika Serikat.

Saat itu, seorang penjaga kasir bernama Marie melihat seorang ibu bersama dua anak yang berusia sekitar 2 dan 5 tahun masuk ke supermarket.

Ibu ini terlihat gelisah, rambutnya berantakan, raut wajahnya pun tampak sayu. Ia berjalan ke arah Marie, si penjaga kasir untuk meminta bantuan.

Mendengar itu, Marie pun mencari manajernya. Tak lama kemudian, manajernya datang, Marie melihat ibu ini menjelaskan keadaannya dengan cemas pada sang manajer.

Ibu ini lari dari rumah karena tindak kekerasan suaminya, sekarang tinggal di rumah temannya, dan tidak punya uang sepeser pun untuk membeli makanan, karena itu, dia memohon sang manajer membantunya.

Sang manajer merenung sejenak setelah mendengar penjelasan ibu dua anak itu, kemudian menyuruhnya mengambil makanan yang dia perlukan.

Sang manajer juga tidak lupa berpesan untuk mengambil makanan siap saji untuk anak-anak.

Setelah itu, dia mendorong troly ke kasir, dan sang manajer mengambil dompetnya, membayar barang belanjaan si ibu dua anak tersebut.

Setelah itu dia menyuruh Marie membantu ibu ini mengangkat makanannya, kemudian menitipkan secarik kertas pada Marie untuk diserahkan kepada si ibu dua anak.

Setelah selesai, kemudian Marie memberikan kertas dari manajernya kepada ibu itu, tak disangka mata si ibu tampak berkaca-kaca dan menangis seketika setelah membaca tulisan di kertas dari manajer supermarket.

Marie pun terkejut melihat ibu itu tiba-tiba menangis! Dia membaca pesan dari secarik kertas itu.

“Menyesal sekali kamu mengalami hal itu, jika kamu butuh pekerjaan, datanglah ke kantor saya, apabila butuh bantuan untuk menjaga anak-anak, kamu bisa menghubungi saya, saya akan membantumu”.

Beberapa hari kemudian, ibu ini menjadi partner kerja Marie dan lewat kesempatan ini, Marie bercerita padanya.

“Managjer kita sehari-hari memang tampak galak, dan dia sangat tegas. Tapi karakrernya sangat jauh berbeda dengan penampilannya. Orangnya baik dan lembut. Lewat kejadian itu, aku semakin tahu sosok orang seperti apa manager kita itu. Dan ini juga salah satu alasan mengapa aku masih suka kerja di sini,”ujar Marie. (jhn/yant)

Sumer: goodtimes.my/Jhn

 

Share

Video Popular