Erabaru.net. Sebuah perjalanan insidentil yang dilakukan seorang nenek berusia 65 tahun ke tempat syuting dengan cucunya menyebabkan dia menjadi penembak jitu yang tampaknya cukup mustahil untuk ia lakukan.

Sedikit yang bisa diprediksi siapa yang akan menuntunnya untuk menjadi juara pertama dalam lomba menembak di usianya yang sudah tak muda lagi!

Ketika Chandro Tomar menginjak usia 65 tahun, ia tak pernah mencetak sebuah prestasi karir yang cemerlang, karena ia sibuk menghabiskan hari-harinya untuk merawat cucu-cucunya.

Namun, pertemuannya yang tidak disengaja ini mengubah nasibnya.

Ini semua diawali dari cicitnya yang takut pergi ke lokasi syuting sendiri dan meminta neneknya untuk mengawalnya.

Youtube Screenshot | Great Big Story

Pada jarak tembak, Chandro mengambil pistol dan, untuk pertama kalinya, ia membidik sasaran dan menarik pelatuknya.

Dia mengejutkan semua orang yang hadir, termasuk pelatihnya, dengan menembak tepat sasaran 10.

Ini sangat mengesankan untuk penembak pemula yang baru melakukannya pertama kali, terutama orang yang seusia dengannya.

Youtube Screenshot | Great Big Story

Pelatih Chandro, Farroq Pathan meyakinkan dirinya untuk mendaftar pelajaran pelatihan menembak, sebuah keputusan yang tidak diterima dengan baik oleh keluarganya, karena mereka menganggapnya sebagai hal yang tabu bagi wanita untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Seperti banyak komunitas tradisional, mereka mengharapkannya untuk tinggal di rumah dan melakukan pekerjaan rumah.

Youtube Screenshot | Great Big Story

Meskipun demikian, nenek ini tetap berlatih setiap minggu di tempat itu, dan, dengan bantuan pelatihnya, dia bisa mendapatkan tempat dalam sebuah kompetisi menembak.

Tidak seperti penembak jitu lainnya, yang memiliki pesaing dalam kategori mereka yang sama, Chandro ditempatkan untuk melawan seseorang yang pasti sulit dikalahkan oleh penembak lain, yakni Inspektur Jenderal Polisi Delhi.

Hal ini tentu sangat mengejutkannya dan mengejutkan orang lain, namun dia mengalahkan sang inspektur dan menjadi pemenang kompetisi.

Youtube Screenshot | Great Big Story

Pada usia 84, perempuan penembak jitu tertua di dunia ini tidak mau ketinggalan.

Orang akan berpikir bahwa seseorang setua dia akan meraba-raba saat memegang sebuah pistol, tapi Chandro justru bisa menggunakannya dengan tepat.

Karenanya, dia diberi julukan “Revolver Dadi.”

“Orang-orang kalah dari saya dan mengatakan bahwa mereka telah dipermalukan oleh seorang wanita,” katanya.

“Penggemar saya, bagaimanapun, memiliki cerita yang kontradiktif. Mereka sangat percaya bahwa ketidakmampuan mereka yang membuat mereka malu sendiri.”

Share

Video Popular