Erabaru.net. Sesekali, banyak ditemukan berita yang terkait dengan rasisme dan kejahatan mengerikan lainnya setiap harinya.

Tapi kemudian, sebuah insiden yang menghangatkan hati kecil ini terjadi.

Seperti yang ada dalam cerita ini, yang mampu mengembalikan naluri kita kepada sesama manusia dan menebar kebaikan!

Petugas polisi bernama Pancho dan Lefty dari Muskogee, Oklahoma, sedang bertugas di sebuah taman kota pada tahun 2016, ketika seorang wanita Afro Amerika bersama dua anaknya mendekati mobil mereka yang di parkir di sana.

Petugas Pancho pun berbagi pertemuan langka dengan wanita yang belum diketahui nama ini di halaman Facebook mereka, Pancho dan Lefty.

©Facebook | Pancho and Lefty

Petugas polisi itu pada awalnya penasaran terhadap mereka, tapi ketika wanita itu menghampiri mereka untuk melakukan keinginan yang “aneh”, mereka benar-benar terkejut dan tersentuh. Wanita itu bertanya apakah dia bisa mendoakannya!

©Facebook | Pancho and Lefty

Petugas tersebut menulis, “Dia keluar dari kendaraannya bersama kedua anaknya dan mendekati saya saat saya sedang duduk di mobil patroli saya. Dia hanya menyatakan bahwa dia ingin mendoakan saya, meminta kepada Tuhan untuk keselamatan saya.”

“Saya mengucapkan terima kasih saya sebanyak mungkin, tapi dia benar-benar tidak tahu berapa banyak yang saya maksud,” tulisnya.

Merasa bahwa keinginan tersebut belum cukup untuk mencairkan hati petugas polisi tersebut, anaknya lalu mengambil hadiah “manis” dari sakunya dan menyerahkannya ke polisi tersebut.

“Anak laki-lakinya memberi saya bunga layu yang tampaknya telah disimpan di sakunya selama seminggu. Pada saat itu, itu adalah bunga terindah yang pernah saya lihat,” tulisnya.

Postingan Facebook ini telah disukai oleh lebih dari 2,2 juta orang dan telah mengumpulkan lebih dari 96.000 komentar sejak pertama kali diposting.

©Facebook | Pancho and Lefty

Polisi berbagi cerita ini dengan harapan bisa menginspirasi orang lain untuk tidak mengatakan tindakan kejahatan rasisme.

“Doa saya adalah bahwa saat saya membagikan pertemuan ini akan mendorong banyak orang untuk memberi kesempatan kepada orang, terlepas dari ras, suku, dan darimana dia berasal. Anda tidak bisa menilai seluruh kelompok orang dari tindakan segelintir orang.”

©Facebook | Pancho and Lefty

Kejadian sederhana namun menyentuh hati ini memang mengingatkan kita untuk memperlakukan satu sama lain dengan kebaikan dan cinta.

“Janganlah membenci keburukan lebih dari Anda mencintai kebaikan,” kata polisi itu. (intan/rp)

www.ntd.tv

Share

Video Popular