Erabaru.net. Pahlawan datang dalam berbagai bentuk dan ukuran, dan beberapa diantaranya, datang dari manusia berpakaian garis hitam dan putih.

Seorang pria diberi imbalan atas tindakan heroiknya setelah dia datang untuk menyelamatkan seorang petugas lapas wanita yang diserang secara brutal di sebuah penjara di daerah.

Antonio Brown tidak mengharapkan untuk dibebaskan dari jeruji besi, setidaknya untuk satu setengah tahun mendatang.

Tapi ketika seorang Hakim di Wilayah Kent bernama Mark Trusock memberi Brown “kartu untuk bebas dari penjara” atas apa yang dia lakukan kepada seorang penjaga lapas wanita.

Internet

Antonio Duane Brown yang berusia tiga puluh satu tahun ditangkap dan dijatuhi hukuman satu setengah tahun sampai lima tahun penjara karena melarikan diri dari seorang petugas di Grand Rapids, Michigan pada tanggal 13 September 2014.

Tapi hanya beberapa jam saat ia mendekam di penjara di wilayah Kent County, Brown mendapat kesempatan kedua untuk bisa menghirup udara segar kembali karena tindakannya yang ia lakukan di pagi hari tanggal 14 September.

Seorang penjaga lapas wanita sedang bergantian shift malam itu, yang akan menjadi orang pertama yang menjaga Brown yang sedang menjalani hati pertama hukumannya.

Tiba-tiba seorang narapidana bernama Willie Williams meminta tisu toilet dari penjaga.

Penjaga yang tidak disebutkan namanya itu pun menggunakan sistem pengaman jarak jauh untuk membiarkan Williams keluar dari sel sehingga dia bisa mengambil ke beberapa tisu toilet.

Ketika dia mendengar pintu tertutup dan terkunci, dia mengira dia sudah kembali ke tempat dia seharusnya berada, yakni di dalam penjara sel.

Tapi ketika ia mengeceknya, ia menemukan bahwa Williams benar-benar bersembunyi di balik pilar dan menunggunya berjalan ke arahnya.

Pixabay

Penjaga tersebut dipukul hingga tak sadarkan diri.

Williams pun mengetuk radio dari tangannya dan menekan tombol di ruang kontrol untuk melepaskan narapidana lainnya.

Tepat ketika si penjaga penjara tidak berpikir keadaan bisa menjadi lebih buruk lagi, bahkan dia melihat 6 sampai 7 tahanan, baru saja melepaskan diri dari sel mereka.

Akan tetapi, yang mengejutkan mereka berdua adalah sikap dari narapidana lain yang justru malah ingin menolong si penjaga penjara tersebut

Dipimpin oleh Brown, mereka dengan berani melawan Williams yang hendak berusaha kabur.

Bahkan mereka menggunakan radionya untuk meminta bantuan.

Kepala Kepolisian Wilayah Kent, Larry Stelma mengatakan Brown berinisiatif untuk menyelamatkan petugas tersebut dan membawa narapidana lain untuk membantunya.

“Dia datang ke petugas yang sedang berjaga di luar. Dia membawa si penyerang (Williams) dan memisahkannya dari petugas,” kata Stelma.

“Dia yang pertama di sana untuk membantu petugas kami dan kami pun merasa harus memberinya penangguhan hukuman.”

Stelma menyarankan agar Hakim Truscok untuk tidak membenci pria tersebut apalagi karena tindakannya yang telah menyelamatkan nyawa bawahannya.

Internet

Jaksa Wilayah Kent Bill Forsyth tidak keberatan dengan kebencian tersebut dan mengizinkan Hakim Trusock mengambil keputusannya yang tepat. Ia menyebutnya sebagai peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“Saya sudah bekerja disini selama bertahun-tahun dan saya belum pernah melihatnya. Yang mana, saya kira, hal ini sangat baik karena Anda tidak ingin hal semacam ini terjadi sangat sering,” katanya pada Mlive.

Para hakim lain pun menyetujuinya.

“Pak, saya pikir ini adalah sesuatu yang Anda lakukan adalah tindakan yang sangat heroik, berani, dan terhormat, dan saya pikir kami perlu memperingan hukuman Anda,” kata Hakim Trusock kepada Brown.

Hakim Trusock menyebut tindakan Brown “berani” dan “terhormat.”

Internet

“Anda berusaha mengesampingkan risiko nyawa Anda sendiri dan mungkin menyelamatkan hidupnya dan melindunginya dari serangan Williams, narapidana yang menyerang petugas penjara dan hendak kabur tersebut,” kata Trusock.

Hakim tersebut memberikan Brown hadiah, yakni ia dibebaskan dari hukuman satu setengah tahun penjara.

Brown pun tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih kepada mereka yang telah memberikan hadiah tersebut.

Kepala kepolisian Mark Stelma berharap Brown akan menggunakan kesempatan kedua yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mengubah hidupnya menjadi lebih baik.

“Harapan dan doa saya adalah bahwa setelah ini … ketika dia menyadari bahwa dia dikenal karena perilaku yang baik, dapat memanfaatkan ini sebagai titik balik dalam hidupnya,” kata Stelma.

Tonton kisahnya di bawah ini! (intan/rp)

Share

Video Popular