Erabaru.net. Tyson Crawley berada di pompa bensin pada suatu pagi, dia mengisi mobil UTE-nya dengan solar, lalu mengisi kaleng Jerry-nya dengan bensin, dan masuk ke dalam toko untuk membeli beberapa es kopi.

Kemudian dia ingat bahwa dia baru memindahkan semua uangnya ke rekening bank baru tadi malam, dan tidak membawa kartu barunya saat ini.

Dia punya kartu untuk rekening gabungan di dompetnya, tapi ia tidak bisa mengingat nomor PIN-nya.

Dia dengan panik mencoba menemukan solusinya di internet, ketika di tangannya terdapat sebuah tagihan bahan bakar seharga $ 110.

“Anjing saya menggonggong dengan liar, saya harus mulai bekerja, dan saya mulai menjadi aneh,” tulis Crawley di postingan Facebooknya.

(Facebook / Tyson Crawley )

Sesaat kemudian, ada seorang pria yang telah membeli dan membayar kopi sebelum dia kembali ke toko untuk mengatakan semuanya.

“Anda butuh uang?” tanyanya.

Crawley pun masih panik. “Tidak, tidak, saya tidak ingat pin saya!”

“Tidak apa-apa,” jawab pria itu, dan Crawley tidak yakin apa maksudnya, sampai dia berjalan ke arah kasir dan membayar semua tagihannya.

Crawley bersikeras bahwa dia tidak membutuhkan uang, karena dia sendiri punya uang.

Dia hanya tidak bisa mengakses rekening banknya saat ini.

Si petugas kasir yang telah melihat mereka pun merasa “terkesima” seperti yang Crawley rasakan ketika pria itu menjawab, “Ini negara bebas bukan? Saya bisa membantu Anda kapan pun yang saya mau, bukan?”

Crawley pun akhirnya mengalah dan benar-benar tercengang.

“Jumlahnya mencapai $ 110! Bukan jumlah uang hanya sedikit untuk diberikan kepada orang asing yang baru ia temui,” tulis Crawley.

“Dia terus-menerus meyakinkan saya bahwa dia baik-baik saja, setelah saya kehabisan kata-kata, saya pun menerima bantuan pria itu dengan rasa syukur”.

Crawley pun menerimanya dengan satu syarat, bahwa dia ingin membayar orang ini kembali.

“Tolong teman, berikan nomor ponselmu, saya akan menghubungi kamu segera, tolong bisakah kamu menuliskan nomormu?” tanya Crawley.

Saat mencari sesuatu untuk ditulis, petugas kasir pun menyerahkan tanda terima dan pulpen untuknya, dan dia pun menuliskan nomornya, lalu melipatnya dan menyerahkannya ke Crawley.

Dengan rasa syukur, Crawley meminta untuk berfoto dengannya.

“Tentu!” Jawabnya.

(Facebook / Tyson Crawley )

Setelah berfoto, mereka pun berpisah, dan dia berpaling ke kasir yang masih tercengang akan hal itu.

“Hal ini tidak akan terjadi pada setiap hari,” katanya. “Ini hari keberuntunganmu.”

Dia mengatakan kepadanya bahwa dia masih terkesima.

Lalu Crawley pergi ke luar dan melihat pria itu benar-benar pergi sekarang.

Dia pergi untuk membuka tanda terima dan memasukkannya ke teleponnya, namun ternyata pria anonim itu telah menuliskan sebuah permintaan.

“Sebarkanlah!”

(Facebook/Tyson Crawley )

“Gambar ini telah mengatakan tentang semuanya,” Crawley menulis.

“Silakan Anda berlomba-lomba untuk menjadi orang-orang cantik dan tampan, namun ingat bahwa ketika Anda telah memiliki rumah terbesar, mobil paling mahal, rekening bank terbesar, tapi enggan untuk menolong satu sama lain, bagaimanapun, apalah arti uang yang Anda dimiliki dibandingkan dengan kualitas kehidupan manusia?”

Crawley telah membaca banyak cerita tentang orang asing yang membayar tagihan mereka dan tindakan kebaikan yang dilakukan orang lain secara acak, tapi dia selalu merasa bahwa tindakan yang ia alami hari ini adalah hal yang paling luar biasa baginya.

“Hari ini sesuatu yang luar biasa telah terjadi pada saya. Silakan baca, lihat foto, dan bagikan tulisan ini,” tulis Crawley di Facebooknya. (intan/rp)

www.ntd.tv

Share

Video Popular