Erabaru.net. Mackenzie Murphy sedang berada di pesawat terbang ketika apa yang seharusnya menjadi perjalanan pulang yang cepat berubah menjadi salah satu penerbangan yang tertunda.

Saat itu dia sedang duduk di kursinya dan mendengar apa yang sedang terjadi di pintu pesawat.

Ilustrasi: Google Images

Seorang ibu dengan bayi kembar, baru berumur beberapa bulan, baru saja naik dan jok bawaannya sendiri diambil oleh kru, karena tidak bisa digunakan di pesawat. Itu berarti dia harus memegang kedua bayi kembarnya dalam penerbangan yang sangat padat ini.

Ilustrasi: Google Images

Kemudian, saat wanita itu duduk hanya beberapa langkah di depannya, seorang pramugari mengatakan kepadanya bahwa dia tidak dapat memegang dua bayi selama penerbangan – dan dia harus turun dari pesawat.

Tapi seorang Ibu lain, yang bepergian dengan putrinya yang masih muda, duduk di barisan depan Murphy. Dia dengan cepat berbicara dan bertanya pada Ibu dari bayi kembar itu, apakah dia bisa memegang salah satu bayinya, selama penerbangan.

Untuk penerbangan cepat selama 45 menit, mungkin itu bukan masalah besar. Dan pramugari akhirnya mengalah.

“Tanpa keluhan, wanita ini memberi makan bayi wanita lain dan menggendongnya,” tulis Murphy, berbagi cerita di Facebook. Putri ibu ini sendiri mulai menangis, tapi dia tidak terpengaruh.

facebook.com/ lovewhatreallymatters

“Ibu ini, dengan begitu tenang, kemudian menjelaskan kepada putrinya bahwa ‘tugas kita adalah membantu orang lain. Ibu ini sendirian tanpa bantuan, dan benar-benar membutuhkan seorang Ibu lain untuk membantunya. “Dia kemudian terus memeluknya, menyanyikan lagu-lagu “nina bobok”, kemudian bayi itu tidur sepanjang penerbangan tanpa menangis,” tulis Murphy.

“Hati saya masih terasa kabur. Moral cerita ini adalah ketika Anda melihat orang-orang yang membutuhkan pertolongan, melakukan hal yang benar akan dapat membantu mereka. ”

Cinta adalah apa yang kita butuhkan di dunia ini! (Anggi/ Jul)

Sumber: ntd.tv

Share
Kategori: Uncategorized

Video Popular