Erabaru.net. Pemuda miskin jatuh cinta pada seorang putri orang kaya!

Karena cintanya sangat mendalam pada gadis pujaannya, ia pun melamarnya, namun, si pemuda justeru dipermalukan.

10 tahun kemudian, dia memamerkan suaminya, tapi tak disangka justeru dia sendiri yang menjadi malu dan diam seribu bahasa. Faktanya ternyata … !

Setiap orang punya pandangan yang tidak sama dalam mencari belahan jiwanya, mungkin dari sisi karakteristik keperibadiannya, mungkin sosok orang yang serba bisa atau sosok yang humoris dan sebagainya.

Tentu saja, ada anak perempuan yang mencari stabilitas hidup, dan berharap bisa menikah dengan pemuda tampan dan kaya!

Dahulu kala ada seorang pemuda miskin yang jatuh cinta pada seorang wanita kaya, demi wanita yang dicintainya, dia bersedia melakukan apa pun!

ILUSTRASI. (internet)

Namun, ketika dia melamar wanita pujaannya itu, wanita pujaannya dengan tegas menolaknya dan berkata, “Gajimu saja hanya bisa buat bayar uang jajanku sehari. Jadi mana mungkin aku menerima lamaranmu. Lupakan saja aku, carilah wanita lain yang sepadan denganmu.”

Ditolak mentah-mentah seperti itu tak membuat cinta si pemuda itu surut.

10 tahun kemudian, pemuda yang ditolak cintanya ketika itu kebetulan bertemu di sebuah mall.

Dalam pertemuan itu, si wanita yang pernah menolaknya itu langsung menyapa, “Hai apa kabar? Aku sekarang sudah menikah, kamu tahu berapa gaji suamiku? Ratusan juta per bulan! Kamu bisa nggak sehebat suamiku? Selain itu, dia juga super pintar! ”

Mendengar kata-kata menyakitkan seperti itu, si pria hanya diam saja seribu bahasa. Dia mencoba menahan air matanya yang hendak keluar.

Tak lama kemudian, suami dari wanita kaya tersebut datang. Sang suami langsung mengenali pria tersebut dan mengucapkan salam hormat.

“Selamat sore Pak! Aku lihat dari jauh Bapak bertemu dengan isteriku ini,” kata si suami kepada pria tersebut.

“Selamat sore…” jawab pria tersebut.

Sang suami pun langsung berbicara kepada isterinya,  “Sayang, Bapak ini adalah bosku. Dia yang punya banyak proyek bernilai triliunan yang selama ini aku kerjakan. Dia yang bikin aku kaya seperti ini.”

Suaminya melanjutkan, “Tahukah kamu, dia pernah sangat mencintai seorang wanita, tapi ditolak, jadi semenjak ditolak saat itu, dia belum menikah sampai sekarang.”

Suaminya terus bercerita tentang bosnya, yaitu pria yang dulu ditolak wanita yang sekarang menjadi isteri bawahan si pria yang ditolaknya.

“Betapa bahagianya wanita itu, seandainya dia menerima lamaran pria yang hebat ini ketika itu!

Wanita kaya itu diam seribu bahasa, dia merasa sangat malu dan malu!

ILUSTRASI. (internet)

Pesan dalam cerita ini adalah, bahwa hidup itu seperti sebilah cermin, seringkali hanya bisa melihat segala sesuatu yang tampak di depan mata pada saat itu.

Tapi setiap orang memiliki cerita yang berbeda di masa lalu, sementara di masa depan, sejujurnya seperti cuaca yang bergejolak tidak menentu, tidak ada yang bisa memastikan apa itu keabadian.

Mungkin suamimu sekarang sangat kaya, tapi kemudian dituntut hingga bangkrut, mungkin kamu jatuh cinta pada pemuda yang miskin.

Namun roda hidup ini terus berputar abadi sampai tiba saatnya seperti pemuda di atas, semuanya akan berubah tanpa siapa pun yang bisa menduganya.

Jadi, jangan menilai seseorang dari sampulnya, tapi juga jangan terlalu dangkal.

Cintailah orang yang benar-benar layak dicintai, ini yang paling penting, bukan karena dia kaya atau miskin!

Ini benar-benar pelajaran yang sangat menusuk! Isungguh bodoh orang yang menilai seseorang hanya dari kulitnya. (jhn/rp)

twgreatdaily.com

Share

Video Popular