Erabaru.net. Gloria Porter (88) menghabiskan satu minggu di rumah sakit karena menderita pneumonia awal tahun ini.

Saat itu musim dingin, dan salju tidak kunjung berhenti turun di kota Westmoreland, Pennsylvania, hingga Februari.

Youtube Screenshot | WTAE-TV Pittsburgh.

Tapi dari kamar lantai tiga di rumah sakit, dia sering melihat para pekerja besi menyelesaikan proyek renovasi di luar rumah sakit.

Setiap hari, dia melihat mereka bergerak turun ke bawah, atau memanjat bangunan logam yang tampak berbahaya dari kaca jendelanya.

Awalnya, itulah hiburan kecil yang dimilikinya, menurut penuturan Porter kepada WTAE-TV.

Youtube Screenshot | WTAE-TV Pittsburgh.
Youtube Screenshot | WTAE-TV Pittsburgh.

Seorang pekerja bangunan bernama Jeff Reick memperhatikan Porter, yang selalu berdiri di dekat jendela ambil mengawasi pekerjaan mereka.

Berniat untuk mencerahkan harinya, Reick pun melambaikan tangannya ke arah Porter, dan tersenyum saat dia melambaikan tangan kembali.

Kemudian dia mengambil langkah lebih jauh dan menulis “Semoga Lekas Sembuh” di atas balok besi sebagai pesan untuk Porter.

Youtube Screenshot | WTAE-TV Pittsburgh.

“Saya melihat seorang wanita berdiri di jendela dan melihat keluar kamarnya. Saya pikir itu akan menjadi isyarat bagus untuk memberitahunya supaya ia lekas sembuh,” kata Reick.

“Saya tidak banyak memikirkannya. Saya hanya mencoba membuat seseorang merasa sedikit lebih baik.”

Youtube Screenshot | WTAE-TV Pittsburgh.

Porter sangat tersentuh oleh pesan ditulisReick, dan ia ingin membalas kembali tulisan tersebut.

Hari itu sangat dingin dan sedikit bersalju, apalagi ketika melihat orang-orang yang mengalami kesulitan saat berada di tengah cuaca yang berangin selalu membuatnya sedikit gugup.

Jadi dia meletakkan tanda besar di jendela yang bertuliskan “Tetaplah Selamat.”

Youtube Screenshot | WTAE-TV Pittsburgh.

Catatan itu ternyata memiliki makna tersendiri bagi Reick daripada yang bisa dibayangkan Porter.

“Tanda itu sungguh menghancurkan saya. Saya tidak tahu bagaimana dia bisa menuliskan ‘Tetaplah selamat’,”kata Reick.

“Ini seperti bahasa tukang bangunan agar tetap menjaga keamanan dan keselamatan dirinya. Ketika saya melihat ‘Tetaplah selamat’, di jendela, saya berkata kepada rekan kerja saya, ‘Apakah Anda melihat itu?’.”

Dia berbagi cerita di Facebooknya, dan dengan cepat memposting peristiwa ini, dengan tujuan menginspirasi orang lain untuk berbagi beberapa niat baik juga kepada orang lain.

Tak lama kemudian, seorang pria asing menyerahkan sebuah amplop ke rumah sakit, dengan sejumlah uang tunai untuk membelikan makan siang tukang bangunan itu.

Sebuah catatan di luar amplop berbunyi, “Tindakan kebaikan hati Anda melelehkan hati saya! Nikmatilah beberapa makanan lezat hari ini!”

Youtube Screenshot | WTAE-TV Pittsburgh.

Hari itu juga kebetulan merupakan Hari Aksi Acak Nasional.

“Saya hanya mencoba untuk membagikan sebuah contoh nyata dan baik kepada orang lain, dan berusaha menjadi orang baik. Saya hanya berharap semua orang melakukan hal seperti itu karena dunia akan menjadi tempat yang sangat bagus jika kita selalu melakukan kebaikan dengan sesame manusia,” kata Reick kepada WTAE. (intan/rp)

www.ntd.tv

Share

Video Popular