Erabaru.net. Setiap musim semi, di pasar Kalaidzhi, Kota Stara Zagora bagian tengah Bulgaria, selalu menyelenggarakan pasar pengantin yang kontroversial.

Di pasar ini, sejumlah wanita muda berdandan semenarik mungkin dan berparade bersama untuk menarik perhatian pengunjung, terutama kaum lelaki muda.

Mereka menunggu dibeli calon suaminya, dan harga dari para gadis yang dijual ini hanya beberapa ribu Euro atau sekitar puluhan juta rupiah.

Setiap tahun ada ribuan kaun Gipsi atau Rom berkumpul di Desa Mogila, dekat dengan kota tua Stara Zagora, Bulgaria untuk mencari pasangan, sehingga dikenal juga dengan bridal market atau pasar pengantin.

Di sana, ribuan gadis-gadis muda berdandan semenarik mungkin dengan mengenakan gaun seksi dan perhiasan, ditemani orangtua mereka untuk ikut berpartisipasi dalam festival pasar pengantin, mereka mencari calon suami yang diidamkan.

Mereka berharap bisa mendapatkan suami yang bisa menjamin kehidupan ekonomi yang lebih baik di masa depan.

Layaknya menjajakan barang dagangan, kaum Gipsi menjual gadis-gadis mudanya kepada orang untuk dijadikan istri.

Menurut kabar, bahwa di pasar pengantin ini, harga seorang gadis muda yang cantik bisa dihargai ribuan Euro atau puluhan juta rupiah.

Para gadis gipsi memamerkan tubuh seksinya di pasar pengantin

Share

Video Popular