Erabaru.net. Pulau Zante (atau Zakynthos / Zakynthos) yang berada di pinggiran Yunani, (yang juga disebutkan dalam Odyssey of Homer), adalah korban antusiasme sesaat. Diketahui sebuah kota yang terendam dan tidak dikenal saat itu tiba-tiba muncul di dasar Teluk Alykanas, beberapa tahun yang lalu.

Penyelam yang membuat penemuan tersebut melihat formasi tertentu yang mirip dengan kolom atau lantai beraspal. Kemudian mereka memberi tahu pihak berwenang Yunani untuk menentukan apakah itu adalah sebuah metropolis Yunani kuno yang diklaim oleh lautan ratusan atau bahkan ribuan tahun yang lalu.

Kementerian Kebudayaan Yunani mulai bekerja dan mengerahkan arkeolog bawah laut yang paling ahli ke daerah tersebut, dengan perintah untuk mengetahui asal kota yang baru ditemukan itu.

Ditemukan suatu benda yang cekung, yang tampak seperti lantai beraspal dan barisan tiang, tapi para penyelam ahli tidak menemukan tanda-tanda kehidupan lainnya: mereka tidak menemukan tembikar, koin, atau fragmen dari patung, atau karya seni, pada peradaban yang seharusnya juga ada.

Setelah cukup lama melakukan pengujian dan penelitian, akhirnya mereka sampai pada kesimpulan bahwa sisa-sisa bangunan yang terendam itu, bukan buatan manusia.

livescience.com

Itu adalah hasil karya mikroba.

livescience.com

Dalam sebuah penelitian yang baru-baru ini diterbitkan oleh tim gabungan dari Universitas Athena dan UEA, ditunjukkan bahwa situs tersebut bukanlah kota yang hilang sama sekali, namun merupakan fenomena alam, yang memang cukup aneh.

livescience.com

Formasi bangunan yang menipu itu adalah hasil mineralisasi hidrokarbon seperti metana, oleh bakteri. Gas-gas ini muncul saat terjadi suatu reaksi kimia di sekitar Zakynthos.

Bakteri menggunakan gas ini selama jutaan tahun sebagai sumber energi, mengoksidasi mereka dan membentuk mineral yang disebut dolomit, yang cukup sering terjadi dalam formasi bakteri.

“Bakteri menggunakan sulfat dari air laut untuk menghilangkan karbon dari molekul metana, dan menggunakannya sebagai makanan,” kata Julian Andrews, ahli geokimia di University of East Anglia.

“Kemungkinan besar, bakteri beraktivitas di sekitar aliran atau lembaran metana yang kemudian memunculkan struktur yang terlihat saat ini,” kata peneliti menyimpulkan.

livescience.com

Setelah kesimpulan ini, fokus minat yang kuat akan berubah, menjadi milik ahli geologi, yang akan menyelidiki, secara lebih teliti, fenomena alam yang aneh itu. (anggi/ jul)

livescience.com

Share
Kategori: Uncategorized

Video Popular