Erabaru.net. Semasa gejolak pasar saham, seorang hartawan menderita kerugian besar, dalam semalam harta benda yang dikumpulkannya ludes dan tersisa hanya satu persen. Keesokan paginya, orang-orang mendapat kabar dari koran tentang seorang hartawan yang tewas bunuh diri terjun bebas dari gedung apartemen.

Roh si hartawan melayang dan mengambang hingga sampai di sebuah tempat yang luas, dan ia melihat Tuhan di hadapannya.

“Tuhan, Anda terlalu kejam!” kata si hartawan dengan nada kesal.

“Hasil usaha keras saya selama lebih dari setengah abad mendapat bantuan dari Mu, tapi mengapa pada saat-saat terakhir Anda membuat saya bangkrut?” Kata si hartawan lebih lanjut.

Tuhan menatap si hartawan dengan pandangan lembut dan berkata : “Anakku, kesuksesanmu bukan karena pertolongan-Ku. Dan saat kau melompat dari gedung itu juga bukan Aku yang memaksamu. Sesungguhnya, tidak seharusnya kau melompat dari gedung.”

Hartawan itu berkata : “Dari seorang milliuner aku langsung bangkrut hanya dalam semalam, jadi tidak ada artinya lagi aku hidup ? Kehidupan selanjutny itu sama sekali tidak berguna …”

Tuhan berkata : “Sebagian besar hidup kamu bekerja dengan rajin dan tegar, dari orang miskin menjadi multi-jutawan yang membuat orang-orang kagum : sampai hari kebangkrutan, kamu masih memiliki satu persen dari hartamu semula, dan tetap seorang ‘hartawan’.”

Lihatlah pengemis-pengemis itu, mereka bahkan tidak punya ribuan perak sekali pun ?

Hartawan itu berkata, “Masa saya dibandingkan dengan pengemis? Dunia kehidupan saya sama sekali berbeda dengan mereka.”

Share

Video Popular