Erabaru.net. Karena terlahir tanpa sepasang kaki, dia pun ditinggalkan oleh orang tuanya di depan sebuah kuil di Thailand, sampai dia dirawat dan dibesarkan selama lima tahun oleh seorang biksu biara. Kanya Sesser akhirnya diadopsi dan mulai hidup baru di Amerika Serikat.

Di mata orang lain mungkin akan merasa dia akan hidup menderita karena tak memiliki sepasang kaki, tapi dia berusaha keras menapak ke jalan hidupnya sendiri, dan berusaha memancarkan kecantikannya dari dirina.

Kanya yang berusia 23 tahun ini akhirnya hidup dengan keyakinan dirinya, dia tidak merasa rendah diri, inferior, bukan hanya tangkas bermain skateboard, berselancar, tapi juga ski.

Sebenarnya dia memiliki kemampuan yang sama dengan rata-rata orang normal melakukan aktivitas (olahraga) seperti itu. Jadi kalian tidak perlu memandangnya dengan tatapan ganjil.

Selain olahraga biasa, dia suka olahraga yang menantang, yang memburtuhkan ketrampilan khusus!

Tujuan jangka pendek Kanya adalah mewakili tim Amerika Serikat dalam ajang The 2018 Winter Paralympics atau Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongchang, Korea Selatan.

Meskipun dia tidak memiliki sepasang kaki sejak lahir, tapi dia tidak pernah merasa rendah diri.

Share

Video Popular