Erabaru.net. Ingatan itu sangat mempesona, dia memungkinkan kita menghidupkan kembali momen yang telah kita lalui, mengetahui data, mengetahui informasi untuk bertahan, yang mencegah kita dari membuat kesalahan yang sama, berulang-ulang.

Namun seiring berlalunya waktu, karena kita telah hidup semakin lama, kita pun akan melupakan lebih banyak kenangan lagi.

Ingatan jangka pendek dan menengah harus memberi ruang pada ingatan yang baru, apakah mereka benar-benar lenyap atau bisa masuk ke ingatan jangka panjang, yang tidak memiliki batasan isi.

http://time.com/

Peneliti menegaskan bahwa memang, ingatan jangka panjang tidak terbatas, dan tidak akan pernah bilang, yang bisa memburuk justru adalah akses kita terhadapnya.

Misalnya, stres bisa menjadi alasan untuk melupakan ingatan jangka panjang dan menghasilkan glukokortikoid, hormon yang menghalangi akses ke memori.

Demikian juga, jika Anda mengalami suatu kejadian traumatis, Anda bisa kehilangan ingatan jangka panjang, hal ini lebih kecil kemungkinannya, karena bahkan suatu pengalaman negatif sekalipun, akan disimpan sebagai bentuk pembelajaran.

Tentu ada latihan yang bisa membantu ingatan untuk tetap terlatih dan membuat kita tidak mudah melupakan hal-hal yang harus selalu kita ingat.

Meski juga, ada kehilangan ingatan yang disebabkan oleh beberapa patologi neurologis, yang perlu penanganan dokter.

UPI

Jadi sesungguhnya bukan memori jangka panjang kita yang bermasalah, namun adalah kemampuan kita untuk mengakses memori tersebutlah, yang seringkali mengalami masalah atau penurunan, sehingga akibatnya, daya ingat kita berkurang.

Karena itu kita perlu menjaga agar sesedikit mungkin mengalami stres atau pemikiran rumit yang terlalu banyak, supaya ingatan kita akan memori jangka panjang, tetap baik. (anggi/ jul)

Perfecto.guru

Share
Kategori: KESEHATAN

Video Popular