Erabaru.net. Mungkin sejak kecil hingga dewasa, para orangtua selalu memberi nasihat : “Harus puas dengan kondisi yang ada, kondisi yang ada juga sudah bagus.” Tapi setelah membaca cerita ini, Anda mungkin akan berpikir ulang, benarkah kita harus seperti ini?

Ada tiga ekor anak burung, mereka lahir dan tumbuh bersama. Ketika tumbuh bulu yang lebat dan sayap yang kuat, mereka pun pergi bersama untuk mencari tempat tinggal.

Mereka terbang menyebrangi sungai, hutan dan melintasi gunung-gunung.

Ketika tiba di sebuah gunung salah satu burung itu lalu bertengger di atas sebuah pohon dan berkata, “Senang sekali di sini, coba kalian lihat, di atas gunung yang tinggi ini, bisa melihat kawanan sapi dan domba di bawah, bahkan kuda-kuda di rerumputan itu juga menatapku dengan tatapan iri melihat aku tinggal di tempat yang begitu tinggi. Jadi, tinggal di sini saja, dan kita harus puas.”

Mendengar pandangannya itu, dua burung lainnya menggelengkan kepala.

“Kalau kamu sudah merasa puas, ya kamu tinggal saja di sini, kita mau melihat-lihat tempat yang lebih tinggi, “keta dua burung lainya, lalu kedua burung itu melanjutkan penerbangannya.

Selama penerbangan mereka, membuat mereka menjadi lebih kuat, bulu mereka juga tampak lebih indah.

Mereka terbang menerobos gumpalan awan yang berarak, salah satu dari burung yang melihat awan putih itu pun terpesona dan berkata : “Saya tidak mau terbang lagi. Bisa terbang ke awan ini saja sudah hebat, dan saya merasa sudah cukup.”

Mendengarnya berkata seperti itu, burung lainnya dengan tegas berkata : “Tapi saya yakin pasti ada dunia yang lebih tinggi. Sayang sekali, saya harus mengucapkan selamat tinggal kepadamu, mencari sendiri tempat itu.”

Kemudian ia pun mengepakkan sayapnya, ternbang tinggi menuju ke araha Matahari.

Akhirnya, burung pertama yang tinggal di pohon itu tumbuh menjadi burung gereja, dan burung yang menetap di awan menjadi angsa, sementara burung yang terbang ke Matahari menjadi rajawali.

Share
Tag: Kategori: Uncategorized

Video Popular