Erabaru.net. Bagi mereka yang berkecukupan benar-benar harus tahu menghargai semua yang dimilikinya!

Ketika kita memosting kuliner dan tempat-tempat yang menyenangkan di situs jejaring sosial, jangan sampai mengabaikan satu sisi yang menyedihkan di sudut-sudut tertentu di dunia.

Masih ingatkah kamu bagaimana mengisi hari-harimu semasa sekolah dulu? Se

bagian besar anak-anak sekarang memiliki lingkungan sekolah yang baik, namun kehilangan semangat untuk menggali pengetahuan, sehingga membuat sekolah menjadi tidak berarti lagi untuk memperkaya diri (pengetahuan), sebaliknya justeru menjadi acuh tak acuh dengan sekolah.

Beberapa waktu lalu tersebar di Facebook foto seorang gadis cilik asal Filipina.

Gadis cilik itu duduk di atas pilar batu di pinggir jalan, sementara sepasang kakinya menjadi alasnya untuk mengerjakan PR sekolah.

Internet

Meskipun lingkungan sekitarnya sangat kotor dan berisik, tapi gadis yang bertelanjang kaki ini tidak terpengaruh oleh hiruk-pikuk di jalan, sebaliknya justeru dengan serius mengerjakan PR-nya.

Gadis yang tampak dalam foto tersebut bernama Cielo Gonzales, dia tinggal di jalanan bersama ibu dan kakak perempuannya, sementara kondisi ekonomi keluarga tidak diketahui.

Saat itu, dia dan Jenalyn kakaknya sedang belajar dan menulis di pinggir jalan.

Pemandangan itu kemudian diabadikan seorang netizen lalu mengunggahnya ke media sosial, dan seketika menarik perhatian netizen yang merasa simpati, dan memberikan komentar beragam.

“Saya sangat menyukai tekat seorang gadis yang tekun dan pekerja keras, semoga ada orang yang baik hati atau badan amal mengulurkan tangan untuk membantu mereka.”

Sebenarnya bocah yang membuat miris orang yang melihatnya itu bukan hanya Cielo seorang di pinggir jalan di Filipina.

Sebelumnya kisah serupa juga pernah diposting ke internet.

Seorang bocah laki-laki kelas 3 SD bernama Daniel Cabrera terlihat sedang mengerjakan PR-nya pada malam hari dibawah temaran lampu dari gerai McDonald’s di dekatnya.

Internet

Pemandangan serupa seperti Cielo itu kemudian diunggah ke Facebook, sehingga orang-orang tahu bahwa di sudut tertentu di dunia itu ada seorang bocah yang sedang belajar dengan tekun demi masa depannya.

Kemudian seorang reporter setempat menelusuri lebih lanjut kisah tentang keluarga Daniel ini.

Internet

Ternyata setelah ayah Daniel meninggal di penjara, dia dan saudaranya lalu tinggal di sebuah toko kelontong kecil.

Share

Video Popular