Erabaru.net. Tidak ada yang suka mengantri di kasir supermarket.

Semua orang dengan penuh semangat mengharapkan kasir untuk segera memasukkan produk mereka, tapi jika Anda memiliki banyak barang di dalam troli, mereka yang berada di bagian belakang akan mulai memprotes dan mendesah jika ada yang menghabiskan waktu banyak di kasir.

Ilustrasi: cdn.rula.co.id

Karena itu, tidak sulit membayangkan stres yang dialami oleh seorang wanita tua di supermarket di Selandia Baru, saat muncul masalah dengan pembayaran barang yang dibelinya.

Mesin tidak mau menerima kartu wanita itu, yang mana membuatnya sangat gugup, kemudian kasir supermarket Rebecca MacLean, dengan mempertimbangkan fakta bahwa antrian di belakang wanita itu masih sangat panjang, melakukan sesuatu yang sangat menakjubkan.

Dia mengeluarkan kartu pembayarannya sendiri dan melakukan pembayaran untuk barang-barang yang dibeli wanita tersebut.

Inilah yang dia katakan tentang hal itu:

“Pada akhirnya, saya sendiri merasa lebih baik. Saya senang melihat senyum di wajah wanita itu.”

Pada saat yang sama, gadis itu khawatir bahwa dia mungkin akan bermasalah dengan manajemen, karena kebijakan supermarket melarang staf membeli produk untuk dirinya sendiri.

Karena itulah dia tidak menceritakan apa yang telah terjadi, dan dia dengan senang hati melupakan hal ini, sampai … suatu hari dia membaca sebuah artikel tentang dirinya di koran umum.

twentytwowords.com

Ternyata seorang editor majalah menyaksikan peristiwa tersebut dan menulis artikel tentang dirinya.

Seorang wanita tua memiliki masalah dengan kartu Eftpos. Setelah beberapa kali gagal melakukan pembayaran, dia menjadi sangat gugup, dan dengan tulus aku merasa kasihan padanya …

Beberapa menit kemudian kasir menyerahkan sesuatu kepada wanita tersebut dengan menggunakan kata-kata berikut: “Ini dia, Anda bisa menggunakan kartu ini.”

Wanita itu dengan bingung bertanya kepada kasir, kartu siapa ini?

“Mia,” kata gadis berusia dua puluhan itu, yang adalah seorang petugas toko.

Sang Wanita tua kemudian memeluk gadis itu, mengucapkan terima kasih dan pergi.

Saat itulah giliran saya dan saya memasukkan kode PIN untuk membayar barang dagangan saya.

“Apa yang Anda lakukan sangat bagus,” kata saya kepada kasir itu.

Dia tersenyum dan berkata, “Terima kasih.”

Dia tidak hanya mengangkat mood wanita itu, tapi juga mood saya.

Ilustrasi: shutterstock

Ketika cerita ini mulai menyebar dengan cepat di Facebook, teman-teman Rebecca mengenalinya dan menandai fotonya. Dengan cara ini, mereka “menjebak” Rebecca.

Tindakan yang baik dan tidak biasa dari gadis ini tidak hanya telah membawa kebaikan kepada seorang wanita tua, tapi semua orang yang mendengar tentang dia.

Ya, ada kemungkinan Anda tertarik, apakah setelah ini dia memiliki masalah dengan manajemennya?

Pastinya manajemen supermarket sangat bangga dengan karyawan mereka, sehingga pihak manajemen memposting artikel tentang kasir itu di kantor mereka.

Selalu menyenangkan mendengar kisah tentang tindakan kebaikan, bukan? (anggi/ jul)

twentytwowords.com

Share
Kategori: Uncategorized

Video Popular