- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Sembuhkan Planet Bumi dengan Jamur!

Oleh: Conan Milner

Gambarlah sebuah jamur dan Anda mungkin akan membayangkan bentuk setengah bulat dengan batang pendek yang tumbuh di atas tanah.

Namun, sebagian besar hidup jamur sesungguhnya berada di bawah tanah sebagai jaringan benang sulur yang disebut miselium.

Miselia memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan hidup dan mati dalam sebuah ekosistem.

Sebuah jamur yang sederhana juga dapat menyebabkan jalan menuju masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi peradaban umat manusia.

Salah satu contoh berasal dari 2012, ketika para peneliti dari Yale University, AS, menemukan sebuah jaringan miselium di hutan hujan Amazon yang dapat mencerna plastik.

Penemuan ini memiliki potensi besar, karena selama 70 tahun terakhir kita telah membuat dan membuang banyak plastik.

[1]
ILUSTRASI. (cdn.vox-cdn.com)

Pada 2013 saja, kita memproduksi sekitar 300 juta ton produk plastik secara global.

Sementara porsi yang dapat didaur ulang (hanya sekitar 8 persen), hanya berguna selama beberapa saat saja, dan mekanisme lingkungan alami dianggap tidak bisa menguraikan unsur kimia plastik yang kompleks.

Pada akhirnya, mulai dari keyboard komputer atau plastik garpu, bersama benda-benda buangan lainnya dari TPA, membentuk jutaan ton plastik yang mengambang di lautan kita.

[2]
ILUSTRASI. (news.psu.edu)

Material jamur

Miselium pemakan plastik, Pestalotiopsis microspora, dapat membantu kita untuk mengatasi akumulasi sampah non-degradasi.

Sementara itu, jaringan miselium lainnya dapat membantu kita untuk menguraikan sampah plastik konvensional sampai hilang tak berbekas.

Di Ecovative, sebuah perusahaan ramah lingkungan yang berlokasi di sekitar Albany, New York,AS para peneliti telah mengembangkan produk berbasis miselium hemat biaya dengan keuntungan yang signifikan dibandingkan rekan-rekan konvensional mereka.

Salah satu produk Ecovative, Myco Foam, digunakan oleh Dell dan perusahaan lain untuk menggantikan busa plastik.

Myco Foam seluruhnya terbuat dari jamur dan bahan tanaman, sedangkan busa plastik seperti styrofoam adalah produk berbasis minyak Bumi yang dibuat dengan bahan kimia yang menjadi penyebab kanker.

Ini berarti bahwa Myco Foam akan aman diserap ke dalam tanah setelah ia dibuang, tidak seperti busa plastik yang akan tetap menjadi sampah beracun selamanya.

Beberapa produk Ecovative bahkan lebih baik dari yang produk konvensional lainnya.

Produk pertama yang dikembangkan oleh perusahaan ini adalah papan insulasi berbasis miselium yang dirancang untuk menggantikan insulasi busa berbasis minyak Bumi.

Kedua produk itu sama-sama baik dalam melindungi, namun produk berbahan jamur adalah non flammable (tidak mudah terbakar), sedangkan busa konvensional dapat dengan mudah terbakar.

Sang mikolog Ecovative, Sue Van Hook, telah mempelajari ekologi jamur selama 45 tahun terakhir. Menurutnya, jamur memiliki banyak hal yang masih bisa dipelajari.

[3]
ILUSTRASI. (.scienceabc.com)

“Alam telah mengembangkan solusi selama ratusan ribu tahun. Kita hanya perlu belajar tentang solusi apa yang mereka tawarkan. Kita akan mengetahui bahwa mereka juga menyediakan solusi yang ampuh, karena jika tidak mereka juga akan punah,” tutur Van Hook.

“Jamur telah beradaptasi dengan banyak sekali perubahan dalam 1,7 miliar tahun terakhir, sehingga mereka memiliki gen yang mampu merespon tantangan yang berbeda.”

Sepanjang sejarah Planet Bumi yang kacau, jamur harus menyesuaikan diri dengan periode kepunahan massal dan pergolakan besar.

Hal ini telah memberikan miselia berbagai fitur yang dapat kita gunakan bagi keuntungan kita.

“Mereka dapat mengikat sesuatu bersama- sama dengan sangat kuat. Mereka dapat mengikat sesuatu bersama-sama secara longgar. Mereka dapat mengikat sesuatu bersama-sama dengan banyak elastisitas atau kekakuan tergantung bagaimana kita memperlakukan variabel lain. Ada berbagai sifat dalam kekuatan yang fleksibel dan tekanan kuat yang dapat kita ekstrak dari kinerja mereka berdasarkan kondisi pertumbuhan, nutrisi, dan jaringan jamur yang kami pilih untuk dikerjakan,” papar Van Hook.

Sebuah produk Ecovative yang disebut Myco Board saat ini sedang digunakan dalam furnitur, ubin akustik, dan papan selancar, dan segera disetujui sebagai bahan bangunan struktural.

[4]
ILUSTRASI. (http://discovermagazine.com)

Dan yang terbaru, Myco Board yang lebih kokoh dirancang untuk menggantikan papan partikel standar, dengan kekuatan yang setara namun tanpa perekat formaldehida.

“Jamur bertindak sebagai resin untuk mengikat serat tanaman bersama-sama. Mereka dapat menjadi partikel kayu, atau produk pertanian yang lebih terbarukan seiring dengan siklus hidup mereka,” kata Van Hook.

[5]
ILUSTRASI. (inhabitat.com)

Dan tidak seperti resin plastik yang terbuat dari bahan bakar fosil, miselium benar-benar berkelanjutan dan terbarukan.

“Mereka mengkloning diri mereka seiring dengan pertumbuhan, jadi itu adalah semacam resin alami yang akan terus terjadi asalkan memiliki cukup makanan,” pungkas Van Hook. (osc/yant/rp)

Epochtimes