Dr. Lai segera memberikan perawatan  Brax tapi dia tidak memberikan respon dan setengah sadar.

“Guncang dia! Jangan biarkan dia tidur! ” Kata dokter Lai pada istri saya . Situasi saat itu sangat tegang dan dr. Lai berusaha sebaik mungkin agar Brax bisa bernapas lagi.

Akhirnya, kondisi Brax membaik setelah diberi bantuan nebulizer. Anak saya selamat dan sudah membaik. Sekarang dia ditempatkan di bangsal untuk pengamatan lebih lanjut dan tes alergi.

Bagi semua orangtua, kita telah melihat bagaimana reaksi alergi dapat mengambil nyawa seseorang.

Penyebabnya kemungkinan berasal dari mie soba (mengandung gandum) yang dilaporkan telah merenggut nyawa di Jepang dan juga di Inggris.

Jika anak-anak Anda mencoba makan mie soba untuk pertama kalinya, mohon lebih memperhatikannya.

Akhirnya, kami sangat berterima kasih kepada Dr. Lai Yirong. Dia berhasil menyelamatkan Brax.

Alergi gandum kuda

(Foto : huffingtonpost)

Kacang gandum atau soba adalah zat yang umum digunakan untuk membuat soba (mie Jepang), guksu (mie Korea), bubur kertas (jeli Korea), biji-bijian sereal (Asia dan Eropa Timur), pizza (pasta Italia) dan sebagainya.

Meski memiliki berbagai nutrisi, gandum kuda ini bisa menimbulkan reaksi alergi. Menurut US National Library of Medicine, ada dua kasus alergi terhadap gandum ini di Inggris.

Kasus pertama melibatkan pria berusia 57 tahun yang dikatakan memiliki anafilaksis setelah makan roti yang terbuat dari gandum. Diantaranya adalah ruam gatal, masalah pernapasan, tekanan darah rendah dan muntah.

Kasus kedua melibatkan wanita berusia 63 tahun yang menderita bronkospasme (masalah pernapasan) dan urtikaria (iritabilitas) yang juga disebabkan mengonsumsi gandum.

Jadi selalu hati-hati dan pilihlah makanan bernutrisi lainnya.(yant)

Sumber: erabaru.my

Share

Video Popular