animalsasia

Dalam menghadapi demonstrasi global, Li Chengtang, wakil manajer akuarium Grandview, mengatakan kepada media Tiongkok, Harian Guangzhou, “Beruang kutub di dalam akuarium sangat bahagia” (Dan dia mengatakannya dengan senyum menjijikkan di wajahnya).

Youtube

Grandview dikritik di Tiongkok awal tahun ini, setelah sebuah pos di WeChat menjadi viral, meminta supaya akuarium itu untuk dilaporkan ke pihak mal, karena “menyimpan” hewan dalam kondisi buruk seperti itu.

Akuarium itu diselidiki oleh pihak berwenang Tiongkok, dan mereka menemukan bahwa beberapa hewan telah terluka atau mati saat diangkut ke akuarium, menurut sebuah artikel di China Global Times.

Namun, pihak akuarium ini membela diri dengan mengatakan bahwa tujuan mereka adalah untuk memopulerkan sains dan melestarikan kehidupan laut.

animalsasia

Tapi Dave Neale, direktur kesejahteraan “Animal Asia”, menyatakan bahwa, “Selama mereka yang berada di balik akuarium ini dapat mengklaim, bahwa tempat ini memiliki alasan pendidikan, jelas bahwa motivasinya di sini adalah ekonomi”.

Sementara itu, binatang di Grandview akan terus menderita di sel mereka, melihat dinding biru yang mengerikan, setiap waktu.

Untuk memberi Anda gagasan yang lebih baik, berikut adalah video pendek, yang, seperti palu batu, menimpa hati para pemirsanya.

Di akhir video, teks tersebut mengatakan, “Daftar kebutuhan yang diperlukan oleh beruang kutub disitu sangat panjang – sampai pada titik di mana Anda hanya bisa mengatakan bahwa yang benar-benar dibutuhkan beruang kutub itu adalah kebebasan, dan untuk menjalani hidup di habitat aslinya.” (anggi/rp)

Share

Video Popular