Oleh: Mu Hua

Erabaru.net. Pasal 323 KUHP Jerman menetapkan bahwa jika seseorang menyaksikan terjadinya kecelakaan atau keadaan darurat dalam kasus orang yang seharusnya dapat diselamatkan tetapi menolak untuk menyelamatkan, maka orang tersebut dapat dikenai hukuman penjara maksimal satu tahun atau dihukum denda.

Seorang manula di mesin ATM sebuah bank tiba-tiba terjatuh dan pingsan, 4 orang yang lewat melihatnya tetapi mengabaikan, bahkan seorang diantaranya langsung melangkahi orang tua tersebut.

Adegan dari cctv / video pengawas yang disiarkan di pengadilan Essen Jerman, membuat ruangan mendadak sepi.

Ada yang dengan diam-diam menundukkan kepalanya, ada pula yang memdekap mulutnya dengan tangan dan nampak tidak nyaman.

Dari sudut pandang tertentu, ini bukan hanya sebuah sidang, tetapi adalah persidangan tentang hati nurani.

Apa yang terjadi di bank?

ILUSTRASI. Kota di Jerman. (ae01.alicdn.com)

Pada 3 Oktober tahun lalu, ketika liburan Hari Nasional Jerman, di kota Essen, seorang pria berusia 83 tahun tiba-tiba pingsan di depan ATM.

Dia telah berjuang untuk bangkit beberapa kali, namun tidak berhasil, malah kepalanya sampai terbentur, dan akhirnya pingsan terjatuh di lantai.

Pemantauan kamera cctv bank menunjukkan ada empat pelanggan yang melewati manula itu.

Namun semuanya mengabaikan lansia ini, dan hanya melewatinya, bahkan ada yang melangkahi orang tua tersebut.

Setelah sekitar 20 menit, pelanggan kelima menemukan orang tua pingsan itu dan segera menghubungi petugas darurat, si manula itu dikirim ke rumah sakit.

Dalam proses perawatan di rumah sakit, si orang tua sempat tersadar, dan bahkan kondisinya membaik, tapi sayangnya beberapa hari kemudian ia meninggal.

Peristiwa “melihat orang sekarat tanpa menolong” ini menimbulkan kejutan sosial, polisi Jerman kemudian menangkap keempat orang yang acuh tak acuh terhadap pelanggan lansia ini.

Pembelaan para terdakwa tidak diterima hakim.

Pengadilan Essen di Jerman memutuskan kasus tersebut pada 18 September lalu, dan para terdakwa harus membayar denda karena tidak meyelamatkan orang.

Di pengadilan Essen disiarkan video dari CCTV di bank, semua hadirin membisu.

Menurut penjelasan seorang ahli, kematian orang tua dan waktu penyelamatan tidak ada hubungan kausalitas.

Apakah pertolongan pertama lebih awal atau terlambat, orang tua ini kemungkinan tetap akan meninggal.

Seorang terdakwa berargumentasi, ia sering di lokasi kejadian melihat gelandangan, malah mengiranya pria tua yang pingsan itu adalah gelandangan yang sedang tidur.

Namun, argumen ini tidak diterima oleh hakim. Jaksa juga menunjukkan, sekarang hampir setiap orang memiliki ponsel, setidaknya bisa melakukan panggilan darurat, selain itu di bank juga terdapat telefon dapat dimintakan pertolongan.

“Melihat orang sekarat tetapi tidak menolong” telah menjadi peraturan yang sangat jelas.

Menurut Pasal 323 KUHP Jerman, “Jika terjadi kecelakaan, bahaya atau keadaan darurat, dalam kondisi bisa diselamatkan, tetapi seseorang menolak untuk menyelamatkan, terutama jika hal itu tidak membahayakan bagi yang bersangkutan, dan ketika tidak terdapat konflik dengan tanggung jawab penting lainnya, maka dapat dijatuhi hukuman di bawah 1 tahun penjara atau denda. Ini merupakan perbuatan melanggar hukum “melihat orang sekarat tetapi tidak menolong (Unterlassene Hilfeleistung)”.

Pengadilan memutuskan bahwa tiga orang yang melewati orang tua tersebut namun tidak mengulurkan tangan membantu dikenakan denda.

Share

Video Popular