Erabaru.net. Seorang pria Inggris sudah merasa kenyang akan omelan istrinya.

Menurutnya, istrinya sering mengomel dan suatu hari dia memutuskan bahwa sudah waktunya untuk pergi.

Alih-alih hanya mengatakan kepadanya bahwa dia ingin berpisah, dia justru pergi ke hutan dan tinggal di sana selama 10 tahun.

Bagaikan remaja yang melarikan diri dari rumah sebagai protes!

Malcolm Applegate yang berusia 62 tahun memutuskan bahwa sudah waktunya bagi dia untuk meninggalkan kehidupan lamanya dan memulai kehidupan baru.

Internet

Dia menceritakan semua ini melalui blog di situs Emmaus Greenwich.

Applegate menjelaskan bahwa dia telah menghabiskan waktu selama 25 tahun sebagai tukang kebun, dan dia mencintai setiap menit yang dilakukannya dulu di kebun.

Terkadang dia harus bekerja berjam-jam, tapi dia baik-baik saja dengan hal itu karena dia sangat menikmati apa yang dia lakukan.

Namun, hal-hal damai itu berubah pada saat dia menikah. Dia mengatakan bahwa istrinya tidak senang saat dia mulai bekerja ke kebun, dan bahwa dia mulai menjadi lebih mengendalikan dirinya seiring berjalannya waktu.

Applegate mengatakan bahwa dia melakukan apa yang dia bisa untuk membuat situasinya lebih baik dan dia berusaha keras untuk mencoba dan membuat segalanya damai dengan istrinya.

Namun, tidak masalah apa yang dia lakukan, istrinya tetap mengomel dan akhirnya dia sampai pada titik di mana dia tidak tahan lagi.

ILUSTRASI. (i.huffpost.com)

Jadi, suatu hari, dia pergi, begitu saja. Dia tidak mengatakan bahwa dia akan pergi dan tidak meninggalkan catatan untuk istrinya.

Dia hanya berjalan keluar pintu dan tidak pernah kembali.

Sampai satu dekade kemudian, dia masih terus menjalani kehidupan bahagianya, tanpa istrinya.

Selama lima tahun pertama, setelah dia pergi dan tinggal di hutan, dia bekerja di sebuah komunitas yang memiliki kebun di hutan.

Share
Tag: Kategori: Uncategorized

Video Popular