Erabaru.net. Daya Ingat buruk berarti otak tidak berfungsi dengan baik, dan bisa diperbaiki dengan mengonsumsi labu secara teratur. Labu dianggap pilihan makanan untuk menenangkan sistem syaraf dan menyembuhkan pusing. Hal ini juga bisa mencegah kehilangan daya ingat.

Serat yang terkandung di dalam labu kuning bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol darah dengan cara memperlambat penyerapan kolesterol dari makanan, sehingga akan menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung dan stroke.

Fungsi antioksidan beta karoten dapat melindungi otak dan mengurangi risiko hilangnya fungsi memori.

Labu kuning kaya akan besi, seng dan kobalt yang berperan penting dalam fungsi sel darah dan banyak reaksi biokimia di dalam sel, sehingga labu kuning disebut “suplemen darah yang luar biasa” pada pengobatan Tiongkok.

Selenium dan vitamin B6 yang terkandung di dalam labu kuning dapat meningkatkan kesehatan otak. Seng yang terkandung di dalam labu kuning dapat memperkuat fungsi otak.

Daging labu kuning yang dimasak bersama dengan bijinya adalah sangat bergizi. Bila labu dimasak bersama dengan talas, maka akan memelihara fungsi sistem pencernaan, mencegah diabetes dan menurunkan kadar gula darah.

Share

Video Popular