- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Labu Kuning Dapat Meningkatkan Daya Ingat dan Kekebalan Tubuh

Erabaru.net. Daya Ingat buruk berarti otak tidak berfungsi dengan baik, dan bisa diperbaiki dengan mengonsumsi labu secara teratur. Labu dianggap pilihan makanan untuk menenangkan sistem syaraf dan menyembuhkan pusing. Hal ini juga bisa mencegah kehilangan daya ingat.

Serat yang terkandung di dalam labu kuning bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol darah dengan cara memperlambat penyerapan kolesterol dari makanan, sehingga akan menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung dan stroke.

[1]

Fungsi antioksidan beta karoten dapat melindungi otak dan mengurangi risiko hilangnya fungsi memori.

Labu kuning kaya akan besi, seng dan kobalt yang berperan penting dalam fungsi sel darah dan banyak reaksi biokimia di dalam sel, sehingga labu kuning disebut “suplemen darah yang luar biasa” pada pengobatan Tiongkok.

Selenium dan vitamin B6 yang terkandung di dalam labu kuning dapat meningkatkan kesehatan otak. Seng yang terkandung di dalam labu kuning dapat memperkuat fungsi otak.

Daging labu kuning yang dimasak bersama dengan bijinya adalah sangat bergizi. Bila labu dimasak bersama dengan talas, maka akan memelihara fungsi sistem pencernaan, mencegah diabetes dan menurunkan kadar gula darah.

Orang Jepang percaya bahwa makan labu kuning di musim dingin akan mencegah menderita flu, karena labu kuning memicu ekspansi kapiler, meningkatkan peredaran darah, dan meningkatkan kekebalan tubuh.

[2]

Orang Jepang percaya bahwa peredaran darah yang buruk akan menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga seseorang akan mudah menderita flu.

Beta karoten, vitamin C dan vitamin E yang terkandung di dalam labu kuning dapat memperbaiki kulit dan mukosa yang rusak, dan melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh spesies oksigen reaktif dan penyebab kanker.

Secangkir labu kuning yang dimasak mengandung lebih dari 200% asupan vitamin A yang dianjurkan setiap hari, yang bermanfaat meningkatkan kesehatan mata. Labu kuning juga kaya akan karotenoid, yang diubah tubuh menjadi vitamin A untuk melindungi mata.

Labu kuning membantu menurunkan berat badan karena mengandung kalori yang rendah namun mempertahankan rasa kenyang yang lebih lama.

[3]

Labu kuning kaya akan beta karoten, vitamin B1, vitamin B2, vitamin C, vitamin E, kalium, kalsium, natrium, seng, besi dan serat. 100 Gram labu kuning mengandung setengah asupan vitamin E yang dianjurkan setiap hari. Keunggulan ini membuat labu menjadi sumber nutrisi penting yang kuat.

Satu cangkir labu kuning yang telah dimasak mengandung lebih dari 11 mg atau hampir 20% dari 60 mg asupan besi yang dianjurkan setiap hari untuk wanita. Sedangkan asupan besi untuk pria yang dianjurkan setiap hari adalah 75 mg.(vivi/yant)

Sumber: visiontimes.com