Erabaru.net. Kisah ini terjadi di Nantou, Taiwan, yang menyentuh kalbu masyarakat dan diliput langsung oleh media setempat.

Di rumah sakit, lima bocah bergantian menemani ibunya yang terbaring di tempat tidur pasien. Dokter mengatakan kepada mereka bahwa “waktu ibu mereka tidak banyak lagi!”

Sikap kelima bocah ini cukup dewasa meski masih kecil, mereka menemani ibunya dengan tenang, yang membuat dokter maupun para perawat rumah sakit tersentuh.

Sementara ayah mereka bekerja keras siang dan malam untuk mengumpulkan biaya pengobatan rumah sakit.

Pada hari itu, Irene, seorang pekerja sosial di rumah sakit melihat anak-anak yang kelaparan, dan tak tahan mengatakan, “Cuaca sangat dingin dan perut sangat lapar, kakak traktir kalian makan mie, mau gak ?”

Anak-anak itu pun mengangguk secara spontan.

Saat ke kedai mie, pekerja sosial yang masih muda itu tampak berpikir : “Apa aku pesan saja setiap orang satu mangkuk mie daging untuk mereka yang sudah sangat lapar ini, ya ? Tapi entah uangku cukup atau tidak ?” Pikir Irene.

Setelah duduk di kedai mie, Irene bertanya kepada anak-anak, “Kalian mau makan apa ? Kakak yang bayar!”

Share

Video Popular