Seorang Lelaki Tak Bersalah Dipenjara karena Polisi yang Tidak Jujur, Namun Tak Disangka Keduanya Bertemu di Sebuah Café

43
Youtube Screenshot | CBS Evening News.

Erabaru.net. Ini bukanlah sebuah kisah persahabatan biasa, tapi Jameel McGee dan Andrew Collins telah membuktikan kalau segalanya mungkin saja terjadi—dengan kebesaran hati.

Belum lama sebelum keduanya menjadi teman baik, saling berbicara tentang kehidupan dan bekerja bersama-sama di café yang sama, McGee dan Collins adalah satu kasus klasik dari dua musuh bebuyutan.

Collins adalah seorang polisi yang tidak jujur dan McGee adalah salah satu korbannya – yang hanya memiliki satu tujuan untuk menghancurkan Collins saat ia keluar dari penjara nanti.

Pada suatu hari di tahun 2005, Collins, si polisi yang tidak jujur berniat untuk melakukan penangkapan penjahat narkoba saat ia melihat korban yang sempurna – Jameel McGee – yang berjalan sendirian di suatu jalan di Benton Harbor, Michigan.

Collins menuduhnya sedang bertransaksi narkoba, menangkap McGee, memalsukan laporan dan memasukkannya ke dalam penjara. Semua itu hasil rekayasa Collins.

“Saya memalsukan laporannya. Sejak awal saya memang ingin memastikan kalau saya akan menangkap penjahat narkoba hari itu,” kata Collins pada CBS.

Youtube Screenshot | CBS Evening News.

Itu bukan pertama kali atau terakhir kalinya ia melakukannya. Collins telah memalsukan banyak laporan, dengan sengaja meletakkan narkoba dan memasukkan orang yang tak bersalah ke penjara.

Tapi suatu hari ia tertangkap basah dan itulah saat ia harus membayar kesalahannya.

Collins menghabiskan satu setengah tahun di penjara karena pencurian, pemalsuan asal narkoba dan membuat laporan palsu.

McGee, laki-laki tak bersalah yang pernah ia tuduh, akhirnya dibebaskan tetapi McGee telah kehilangan segalanya termasuk masa empat tahun dalam hidupnya yang ia habiskan di penjara karena kejahatan yang tidak pernah ia lakukan.

Maka, itu sebabnya ketika ia dibebaskan, McGee hanya punya satu tujuan dalam pikirannya – membalas dendam.

“Saya telah kehilangan segalanya. Tujuan saya hanya untuk mencarinya saat kembali dan membalasnya dengan cara menyakitkan – tadinya itu tujuan saya,” kata McGee.

Youtube Screenshot | CBS Evening News.

Suatu hari McGee mendapatkan kesempatan itu ketika ia bertemu Collins – di sebuah Café bertema agama, di antara semua tempat.

Keduanya ternyata bekerja bersama-sama di Café Mosaic, agensi ketenagakerjaan berbasis agama, dan McGee akhirnya mendapat kesempatan untuk bertemu dengan polisi tak jujur yang telah membuatnya masuk penjara.

Tapi ketika mereka akhirnya berhadapan, saat itu bukanlah seperti yang telah mereka rencanakan sebelumnya.

Collins meminta maaf pada McGee dan berkata padanya. “Sejujurnya… saya tak bisa menjelaskan apa-apa — yang bisa saya katakan hanyalah saya minta maaf.”

Kata-kata itu memang sesuatu yang ingin didengar oleh McGee hingga membuat hatinya melemah, mengusir semua kebencian, kemarahan dan keinginannya untuk membalas dendam.

“Kata-kata itulah yang benar-benar ingin saya dengar darinya,” kata McGee pada CBS.
McGee memaafkan Collins dan keduanya pun menjadi sahabat.

Youtube Screenshot | CBS Evening News.

Seperti pada umumnya persahabatan yang baik, keduanya tak hanya bekerja bersama di Café yang sama, mereka juga berbicara tentang kehidupan, pergi ke taman trampolin dan McGee bahkan telah mengatakan pada Collins kalau ia menyayanginya.

Mungkin banyak orang yang takkan memahami kebesaran hati McGee. Bagaimana dan kenapa ia bisa memaafkan seseorang yang telah membuatnya dipenjara?

McGee menjelaskan kalau memaafkan Collins bukanlah semata untuk kepentingan dirinya sendiri, atau untuk kepentingan Collins sendiri.

Ia memaafkannya demi kepentingan umat manusia.

McGee ingin memberi contoh untuk membuat dunia yang lebih damai dan penuh kasih – dan berharap ia dapat menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama dan membuat mereka untuk memaafkan. (lin/rp)