Erabaru.net. Siang itu, Dr. Zhao sedang bertugas, tiga atau empat petugas medis membawa seorang pasien wanita ke UGD.

Pasien wanita berusia 32 tahun itu tiba-tiba syok ketika sedang makan siang bersama suaminya.

Dr Zhao segera melihat pasien yang sudah dalam kondisi syok itu. Dr. Zhao kemudian bertanya penyebabnya.

“Saat isteri saya sedang makan siang, tiba-tiba dia merasa gatal-gatal, kemudian dadanya sesak, lalu tiba-tiba syok,” kata suami pasien.

Suami pasien kemudian bertanya dengan cemas, “Dok, apa jangan-jangan isteri saya punya penyakit jantung? Rekan saya yang baru berusia 30 tahun juga terkena infark miokard/serangan jantung, dia tiba-tiba pingsan setelah minum sedikit anggur merah saat makan siang.”

Dokter tidak langsung menjawabnya pertanyaannya, tapi melakukan pemeriksaan lebih lanjut, kemudian menemukan banyak ruam pada bagian paha pasien, bahkan ada sebagian yang sudah lecet karena digaruk.

Dokter pun bertanya apa yang mereka makan siang tadi. Suaminya mengatakan isterinya makan Zha jiang mian (mi saus pasta kacang kedelai hitam), tapi sebelum makan, suaminya mencuci sepiring buah plum, dan isterinya makan sampai lima buah.

Dokter mengecek tekanan darahnya, cuma 60/30 mm Hg. Dokter menyuruh suster untuk memberinya pengatur tekanan darah dan obat antialergi.

Sang dokter sudah tahu apa yang telah terjadi

Dokter Zhao mengatakan kepada suami pasien, “Isteri anda mengalami alergi karena makan plum, dan ini ada hubungannya dengan anda ya.”

ILUSTRASI. (Internet)

“Ya? jawab suaminya tampak bingung. Tapi saya makan juga dok, kenapa saya tidak apa-apa?” mengalami syok akibat alergi terhadap buah persik.

Tidak semua orang alergi pada buah ini, tapi istrinya merupakan salah satunya. Setiap orang berbeda-beda.

Ada yang alergi terhadap buah jeruk, nanas, kiwi, mangga, udang maupun seafood.

Dokter juga mengatakan bahwa ruam merah dan gatal pada kulit adalah salah satu gejala alergi.

Alergi dapat menyebabkan reaksi abnormal pada multi sistem dan organ sekujur tubuh, banyak manifestasi yang berbeda secara klinis.

ILUSTRASI. (hellosehat.com)

Tepatnya, pasien telah ada tanda-tanda syok anafilaktik, misalnya tekanan darah turun.

Selain itu, sesak dada, sinkop dan semacamnya merupakan manifestasi syok. Jika serius bisa bisa menyebabkan koma, kejang dan sebagainya,” kata dokter Zhao.

“Syok anafilaktik atau anafilaksis adalah reaksi alergi yang tergolong berat karena dapat mengancam nyawa penderitanya. Reaksi alergi ini dapat berkembang dengan cepat. Kondisi ini diawali dengan gejala-gejala umum, seperti mual, muntah, dan rasa sakit di daerah perut,” ujar dokter.

Setelah dua jam upaya penyelamatan darurat, pasien perempuan itu akhirnya terhindar dari kritis.

Akibat kejadian ini, ia jadi sadar kalau dirinya alergi terhadap makanan tersebut, apalagi berlebihan. (jhn/rp)

How01.com

Share

Video Popular