Tidak lama kemudian Pak menyadari bahwa wanita tersebut menderita penyakit Alzheimer. Situasinya jauh lebih rumit dari perkiraannya.

Tanpa kemungkinan mendapatkan setidaknya beberapa informasi terpercaya dari wanita tua tersebut, Petugas Pak mencoba menemukan petunjuk yang bisa membantu mengkonfirmasi identitasnya.

Saat itu, dia melihat sebuah detail penting: wanita itu memakai sandal jepit. Ini bisa berarti bahwa dia tinggal di suatu tempat yang dekat.

Dia memotret wanita itu dengan telepon seluler dan berjalan di sekitar blok, mewawancarai orang yang lewat untuk mencari tahu apakah mereka mengenalnya.

Petugas tersebut memutuskan untuk membawa wanita itu ke kantor polisi agar dia bisa beristirahat dan menaruh paket berharganya yang terlihat cukup berat baginya.

Sebagai tanggapan atas tawaran untuk membawanya ke kantor polisi dan membawakan paketnya, dia berteriak “Tidak!” Begitu kerasnya, sampai mengejutkan petugas tersebut.

Menyadari bahwa perilakunya justru membuat dia gugup, dia mengurungkan niatnya untuk membantu dan membiarkan paket itu dibawa oleh wanita tua itu sendiri, yang ternyata kimudian diketahui memiliki banyak nilai untuknya.

Setelah beberapa jam, akhirnya mereka menemukan seseorang yang mengenalnya. Petugas Pak menemukan nama dan alamat wanita tua itu, dan bahkan nama rumah sakit, di mana putrinya melahirkan.

Share

Video Popular