Erabaru.net. Seorang karyawan Walmart menolak untuk mencetak foto pertunangan pasangan ini, dan menganggap foto mereka mengandung ‘unsur kekerasan geng’. Tapi benarkah itu?

Stephanie Wehner dan suaminya, Mitch Strobl, yang saat itu masih bertunangan, berfoto untuk beberapa foto pertunangan.

Mereka berencana memasangnya pada hari spesial mereka nanti. Setelah itu, mereka pun pergi ke Walmart untuk mencetaknya.

Ketika pasangan itu kembali untuk mengambil foto, mereka mendapatkan 12 lembar hasil cetak dari 13 foto seharusnya, dengan tambahan pernyataan yang tertulis, “Kurang satu ukuran 5×7. Tidak boleh ada senjata.”

Dalam foto yang tidak dicetak, Mitch berpose dengan senapan Ruger Red Label 12-gauge terbuka dan tidak berpeluru di atas bahunya, sementara Stephanie memeluknya.

©Facebook | Mitch Strobl

“Stephanie yang membuat ide untuk mengambil foto yang kreatif saat kami menyertakan benda yang sangat penting bagi kami,” kata Strobl pada USA Today.

“Foto ini menggambarkan cinta kami satu sama lain, dan saya ingin menampilkannya di pesta resepsi,” tambah Stephanie.

©Facebook | Mitch Strobl

Karyawan yang bertugas saat itu memberitahu kalau Stephanie tidak bisa mencetak foto tersebut karena peraturan toko mereka, dan dalam foto tersebut mengandung ‘budaya geng’.

©Facebook | Mitch Strobl

Stephanie dan Mitch tercengang. “Orangnya sangat baik, tapi yang jadi masalah, sepertinya dia tidak mau mengalah atau memberikan foto saya,” kata Stephanie.

“Ketika secara otomatis dimasukkan dalam kategori geng… itu sangat tidak nyaman dan memalukan bagi kami, karena bukan itu maksud kami sama sekali,” kata Mitch.

©Facebook | Mitch Strobl

Pasangan tersebut berkata yang terburuk mungkin mereka harus pergi dan mencetak foto tersebut di tempat lain.

Beberapa waktu kemudian, perwakilan Walmart mengatakan pada mereka kalau perusahaan tersebut tidak memiliki aturan apapun yang menentang pencetakan foto-foto dengan senjata api.

“Kami memiliki rekan kerja baru yang salah menerima informasi. Tindakannya tidak sesuai dengan kebijakan kami.”

Untungnya, Walmart tetap mencetak foto terakhir pasangan itu dan memberi kompensasi pada mereka berupa lapisan matte gratis untuk semua foto, dan juga memberikan sebuah gift card.

(lin/rp)

www.ntd.tv

Share

Video Popular