Erabaru.net. Lauren Esposito dan Zach Hammer bertemu karena anjing Cooper – Zach.

Kencan pertama mereka adalah saat perjalanan memetik apel di sebuah perkebunan buah.

Dengan segera Lauren jatuh cinta pada seekor anjing bahagia, yang akhirnya memakan 25 buah apel sekaligus dan mengalami sakit perut dalam perjalanan pulang.

TheKnot.com.

“Orang selalu berkata kalau saat kau bertemu dengan pasangan yang tepat, kau pasti tahu. Saya tak pernah percaya kata-kata ini. Perlu waktu untuk mengenal dan memahami seseorang, yang bisa dipercaya. Tapi saat bertemu dengan Lauren kami langsung cocok,” kata Hammer.

Ketika akhirnya Hammer melamar Esposito, momen itu sungguh suatu kejutan.

Hammer seorang mahasiswa pascasarjana dan bagian romantisnya, Esposito juga seorang peneliti yang bercita-cita tinggi.

Mereka telah membicarakan pernikahan dan ingin mencari cincin kawin yang cocok, tetapi selalu saja terkendala waktu.

Tanpa sepengetahuan Esposito, Hammer sudah merencanakan sebuah kejutan yang besar dan romantis untuk kekasih hatinya itu.

Ia tak melakukan hal itu sendirian – layaknya pria sejati, pertama-tama Hammer meminta restu ayah Esposito untuk menikahi putrinya, yang dengan ‘senang hati memberikannya’.

Kemudian mereka mengatur waktu dan tanggal untuk acara tersebut.

Sebuah konser di Gereja Persekutuan di Chagrin Falls, Ohio.

Pada acara ini, setiap orang sangat antusias untuk mendengarkan Tim Zimmerman dan King’s Brass, namun penonton tidak tahu kalau mereka akan menyaksikan lamaran paling menarik di gereja yang pernah ada.

TheKnot.com.

Hammer tidak hanya menyiapkan sebuah lagu penuh makna untuk ditampilkan dalam konser tersebut, tetapi juga sebuah video berisi foto-foto yang akan ditampilkan pada penonton.

Ayah Esposito mengundang pasangan ini ke acara ‘konser liburan’ dan dengan senang hati Esposito menerimanya.

Tapi Esposito merasa kecewa ketika Hammer mengatakan padanya kalau mereka tidak bisa pergi bersama-sama, karena ada yang harus ia kerjakan di pameran perdagangan yang berjarak satu jam perjalanan.

Tetapi kemudian, saat Esposito dan ayahnya duduk di kursi sambil menanti Hammer dan konser akan segera dimulai, ia mendapat SMS.

Hammer terjebak macet dan akan datang terlambat.

Esposito tampak kesal dan mulai marah pada Hammer, tanpa mengetahui kalau kekasihnya sedang menunggunya.

Sementara itu, Hammer sedang menunggu Esposito dengan penuh semangat di balik pintu tertutup, mengenakan setelan jas yang menakjubkan.

Konser pun dimulai, bersamaan dengan kejutan pertama. Penyanyi mulai menyenandungkan lagu pasangan ini dan Esposito mulai berpikir, “Wow, ini lagu untukku. Lagu ini tentang kami.”

Kemudian kejutan kedua, Band pengiring memberi pengumuman bahwa seseorang yang tidak berada di sini harus dihormati, dan kemudian mereka meninggalkan panggung dan sebuah slideshow video penuh dengan foto-foto pasangan ini mulai dimainkan.

TheKnot.com.

Esposito berpaling pada ayahnya, masih tidak menyadari apa yang sedang terjadi, dan ayahnya membantah telah terlibat.

Tapi setelah lagu selesai, dan pintu terbuka, Hammer ada di sana, yang berjalan ke arah Esposito dengan mata berkaca-kaca.

“Lauren, selama satu setengah tahun ini tidak ada yang kurang, tapi justru luar biasa dan sejujurnya aku bisa katakan kalau kau adalah cinta dalam hidupku. Kau sahabat terbaik dan segalanya untukku. Dan aku tidak bisa membayangkan hidup tanpamu,” katanya.

Kemudian, dengan menyatakan hal yang sudah jelas, dia melanjutkan, “Aku punya pertanyaan,” katanya, saat tawa penonton memenuhi ruangan.

“Apa yang kau lakukan selama sisa hidupmu?” Lebih banyak cekikikan dan tawa.

Saat itu, Lauren menangis tersedu-sedu karena bahagia sambil tertawa dan menyaksikan kekasihnya mulai berlutut, membuka sebuah kotak kecil di hadapannya.

“Maukah kau menikah denganku?” Hammer bertanya pada pacarnya yang dilanda keharuan.

Kekasihnya berbisik “Ya,” dan seluruh jemaat pun meledak memberikan tepuk tangan meriah. (lin/rp)

Share

Video Popular