Erabaru.net. Seorang perwira polisi hatinya hancur karena kemungkinan kehilangan partnernya K9 saat anjing itu didiagnosis menderita kelainan genetik. Namun, menyerahkan K9 adalah hal terakhir yang akan dilakukannya. Lalu dia bertekad untuk tetap bersama temannya yang setia, dia memohon bantuan secara online.

Matt Suster seorang perwira polisi di University Hospitals, Cleveland, Ohio, bertemu dengan rekannya K9, General, sekitar dua tahun yang lalu, dan mereka telah membentuk ikatan yang erat sejak saat itu.

Musim panas ini, Suster menghadapi dilema setelah melihat sesuatu yang aneh dengan K9-nya.

“Saya sedang keluar dan saya menyuruhnya untuk duduk, pada awalnya dia melakukan, tapi kemudian berhenti,” kata Suster pada Fox 8.

“Itu tidak biasa karena biasanya dia melakukan apa yang saya minta. Jadi, kemudian kami pergi ke mobil dia melompat masuk dan dia menyalak. Aku tahu ada yang salah. Dia terluka. ”

(Foto : Facebook | University Hospitals)

Suster membawa Jenderal ke dokter hewan. Kemudian, dengan scan MRI menentukan bahwa partnernya K9 memiliki stenosis lumbosakral, kelainan genetik yang menyebabkan penyempitan kanal vertebra-nya, menyebabkan saraf di punggungnya terjepit.

Akibat penyakit ini, Jenderal terpaksa pensiun dini. “Kami pada dasarnya diberitahu bahwa dia tidak dapat bekerja lagi,” kata Suster

(Foto : Facebook | Diamond Cut Dog Grooming School)

Suster hancur. Dia menghadapi dua pilihan sulit.

Share

Video Popular