Erabaru.net. Ini adalah sebuah kisah sedih. Konsep duniawai mendorong dua hati yang mendekat dipisahkan secara paksa.

Sekarang dia hanya bisa mengubur perasaannya seperti kebanyakan wanita lain, membiarkan bunga asmara terindahnya bersemi secara diam-diam !

Dua puluh tahun yang lalu, dia, sebut saja Moly adalah gadis yang paling diam di kelasnya, karena keluarganya miskin dan parasnya juga standar saja, sehingga selalu menutup diri.

Sejak kelas satu SMU, Moly selalu duduk di sudut kelas sambil membaca buku sendirian dan jarang bergaul dengan teman sekelasnya.

Dia seperti Cinderella, tidak ada yang peduli. Sampai bertemu dengan sosok pria ini.

ILUSTRASI. (Internet)

Kebetulan, saat duduk di kelas III, seorang guru laki-laki Bernama Robert yang masih single ditugaskan ke kelasnya.

Guru berusia dua puluh delapan tahun yang masih muda itu orangnya baik dan ramah.

Hari itu, si guru Robert memberi sebuah tugas kepada setiap siswa untuk menggambar buku komik masa depan.

Moly menggambar sekeping hati yang kelabu. Moly terombang ambing dengan masa depannya.

Dan guru Robert tahu akan hal itu, kemudian dia menorehkan beberapa kata di belakang gambar Moly : Kamu cantik! Semangat ya !!

Robert menjadi motivasinya.

Tidak peduli apakah dalam kehidupan sehari-hari atau saat belajar, selama memikirkannya, Moly menjadi sangat bersemangat.

Usai lulus SMU, Moly berhasil diterima di sebuah universitas ternama dengan hasil yang memuaskan, setelah mendapatkan surat pemberitahuan hari itu, mereka kemudian mengadakan pertemuan di sekolah.

ILUSTRASI. (Internet)

Diam-diam Moly bertanya kepada Robert : Guru, aku ingin menikah denganmu, bolehkah?

Guru Robert tertawa. Membelai-belai ramnburtnya dan berkata, “Gadis konyol, kamu tidak boleh menikah dengan saya, karena saya gurumu!”

Moly naik ke kereta menuju ke kampusnya sambil membawa sekeping kesedihan sekaligus harapan.

Saat liburan tahun pertama kuliah, Moly kembali ke almamaternya untuk menemui guru Robert.

Diam-diam Moly bertanya lagi kepadanya, “Guru, aku ingin menikah denganmu, bolehkah?”

Guru Robert tersenyum dan berkata, “Gadis konyol, kamu tidak boleh menikah dengan saya, karena saya gurumu!”

Sepertinya Moly telah mengerti dengan jawaban gurunya. Dia pun berbalik dan pergi membawa kesedihan dan doa.

Tahun ini, dia bertemu dengan kekasihnya yang sekarang. Guru Robert mengatakan, seorang wanita yang baik pasti akan bertemu dengan sesosok pria baik yang akan menjaga dan melindunginya seumur hidup.

Memang benar kata gurunya, kekasih Moly sangat setia, cintanya sempurna, karirnya juga berkembang pesat.

ILUSTRASI. (Internet)

Setelah perjuangan keras selama dua puluh tahun, Moly menetap di Selatan dan tidak kembali ke kampung halaman yang menyedihkannya.

Sepertinya dia telah lupa di sana. Namun, suatu hari, tiba-tiba dia menerima kabar buruk tentang gurunya yang jatuh sakit.

Moly ingin bertemu dengannya. Kemudian bersama dengan kekasihnya, Moly kembali ke kampung halamannya, dan dia baru tahu kalau Robert, gurunya itu masih belum menikah hingga sekarang.

Momok penyakit telah menyiksa gurunya hingga kurus dan lemah. Tapi di mata Moly sosok gurunya masih memancarkan ketampanan seperti di masa lalu.

Sambil meneteskan air mata dia bertanya kepadanya, “Guru, jika waktu berputar kembali ke dua puluh tahun silam, bolehkah aku menikah denganmu?”

Dia tersenyum dan berkata, “Saya berharap waktu bisa berputar kembali, dan aku akan menikahimu menjadi isteriku.” (jhn/rp)

Zixunmanyou.com

Share
Tag: Kategori: Uncategorized

Video Popular