Erabaru.net. Tidak mengherankan bila dengan munculnya platform media sosial seperti Facebook dan Instagram, ketertarikan pada dunia fotografi bagi tua dan muda menjadi semakin besar.

Orang-orang di seluruh dunia menyimpan kenangan indah orang yang disayang dengan menyimpan kenangan berharga itu saat bersama mereka sendiri, keluarga dan teman-temannya.

Di Ohio, ada sebuah kisah seorang wanita yang luar biasa, ketika ia menawarkan diri untuk mengambil foto keluarga lain secara acak – yang ternyata menjadi saat terakhir keluarga itu berfoto bersama.

Joyce Rhinehart suka mengambil foto untuk keluarga lain, yang benar-benar asing baginya, kapan pun dia pergi berlibur.

Suatu hari di bulan Juni, saat itu ia merasa perlu untuk membantu keluarga beranggotakan empat orang ini untuk berfoto bersama.

Kemudian Rhinehart mengupload foto keluarga itu ke halaman facebooknya dan berbagi cerita tentang keluarga yang asing baginya itu.

“Aku punya cerita yang luar biasa untuk dibagi. Salah satu yang masih membuatku merinding dan menangis,” tulisnya.
Rhinehart mengatakan bahwa dia sedang berada di toko es krim Italia Rita pada tanggal 8 Juni dengan cucunya, Blake, untuk mentraktirnya setelah pelajaran tenis Blake.

Facebook | Joyce Rhinehart.

“Ketika kami hendak pergi, ada keluarga manis ini yang duduk bersama di salah satu bangku sedang menikmati es krim cone,” kenangnya.

Namun, katanya, “Ada perasaan yang mendesak saya untuk bertanya apa saya boleh memotret mereka.”

“Setelah itu, dia pergi sambil membawa Blake pulang dan menjelaskan padanya kalau saya telah melakukan ini sebelumnya, saat saya melihat momen keluarga yang manis dari orang-orang yang tak dikenal dan ingin membuat mereka memiliki kenangan yang indah itu. Biasanya, saya melakukan hal itu saat liburan,” katanya, menambahkan kalau dia tahu itu mungkin hobi yang aneh.

Facebook | Joyce Rhinehart.

Rhinehart benar-benar lupa tentang perjumpaan itu sampai dia menerima pesan teks beberapa hari kemudian.

Saya duduk di teras dengan telepon saya saat tiba-tiba ada pesan masuk dan sebuah nomor tanpa nama muncul,” katanya.

Pesan itu dari pria yang foto keluarganya diambil oleh Rhinehart.

Pesannya berbunyi, “Halo Nyonya, Anda telah mengambil foto kami di depan toko Rita pada tanggal 8 Juni. Istri saya telah meninggal kemarin dan foto tersebut adalah foto keluarga terakhir yang kami miliki. Terimalah rasa terimakasihku atas kebaikan hatimu, foto itu berarti seluruh dunia bagi saya. Terima kasih dari lubuk hati saya yang paling dalam. ”

Facebook | Joyce Rhinehart.

Rhinehart menghubungi pria itu beberapa kali dan mengetahui bahwa istrinya telah sakit selama setahun terakhir.

“Hati saya turut berduka untuk keluarga manis ini, saya bahkan tidak tahu dan hadiah luar biasa yang tersisa bagi mereka itu karena saya mengikuti firasat saya hari itu. Ini sungguh mengagumkan!!” tulisnya.

Facebook | Joyce Rhinehart.

Melalui kejadian ini, Rhinehart merasa bahwa seseorang seharusnya tidak “memandang sebelah mata pada tindakan sederhana untuk kebaikan apapun.”

Kita semua pernah mengalami “firasat” sebelumnya. Apalagi dengan mendengarkan perasaan yang kuat itu, terkadang hasil yang paling mengejutkan pun bisa terjadi.

Saat kita mungkin tidak begitu mengerti dari mana perasaan ini berasal, perasaan itu mungkin akan memainkan peran penting bukan hanya bagi kehidupan diri sendiri, tapi juga dalam kehidupan orang lain, mirip dengan yang terjadi pada Rhinehart di atas.

Ini adalah fakta hidup yang menarik, kadang-kadang tampaknya ada kekuatan lain sedang bekerja. Bagaimana menurutmu? (lin/rp)

www.ntd.tv

Share

Video Popular