Erabaru.net. Dihadapan hidup yang keras, semua orang itu rapuh, tapi siapa yang tidak berlinang air mata berjuang keras sambil menggigit bibir.

ILUSTRASI. (Internet)

Potret suram kehidupan 1

Tiga mahasiswa yang baru lulus ini, bersama-sama ikut wawancara kerja sebagai salesman di sebuah perusahaan.

Agar bisa tampil mengesankan di depan pimpinan, mereka yang tidak terbiasa menenggak minuman keras berusaha minum semampunya, hingga akhirnya mabuk, tidak sadarkan diri.

ILUSTRASI. (Internet)

Jangan menertawakan mereka itu konyol, gejolak muda pelajar dan baru lulus, mengenakan jas murah sambil membawa surat lamaran kerja bolak-balik dari pintu ke pintu kantor, mengikuti setiap wawancara dengan harap-harap cemas, khawatir kehilangan kesempatan kerja.

Sebab, mereka yang baru lulus itu, sama sekali tidak punya uang lagi !

Potret suram kehidupan 2

Di kereta bawah tanah, tampak kepala seorang pria jatuh terkulai dan tertidur saking lelahnya.

Terlihat dari tangannya ia memegang erat sejumput makanan. Sebelumnya dia menelepon ibunya, mengatakan bahwa dia sedang jalan-jalan, makan enak, berpesan pada ibunya agar jaga kesehatan. jangan selalu merindukannya.

ILUSTRASI. (Internet)

Tidak ada yang mau berbohong pada ibunya, namun, mengingat ibu yang sudah tua, tegakah kita memberitahunya bahwa hidup kita itu susah.

Setelah dewasa, setiap orang akan semakin sadar hanya akan memberitahu hal-hal yang menyenangkan hati orangtua, tidak akan memberitahu sesuatu yang hanya akan membuat mereka khawatir, sekali pun kenyataannya hidup kita susah. .

Potret suram kehidupan 3

Di musim panas, area outdoor mendekati suhu 40 derajat.

Para petani di sekitar mencari sebua tempat yang teduh untuk beristirahat, karena cuaca yang terik membakar, salah satunya melepaskan sandalnya, duduk sambil menelungkupkan kepalanya, sementara lainnya tergeletak di atas lantai sambil mendengkur seperti guntur.

ILUSTRASI. (Internet)

Di musim panas, saat Anda dengan nyaman bersejuk-sejukan di ruang AC, tapi masih juga mengeluh, ingatlah masih ada orang yang tetap berkeringat di luar sana, apa mereka tidak takut panas?

Jelas takut, tapi mereka lebih takut lagi pulang tanpa membawa rezekinya (uang).

Manusia bukan terbuat dari besi, hanya saja ada orang yang harus melawan kerasnya hidup dengan fisiknya.

Potret suram kehidupan 4

Di lokasi konstruksi, deru debu beterbangan, tampak muka seorang pekerja sudah “tidak karuan lagi”.

Tidak ada yang tahu kalau doa itu seorang wanita, dan tidak ada yang tahu tangannya itu kasarnya seperti kulit kayu.

ILUSTRASI. (Internet)
ILUSTRASI. (Internet)

Sebagai seorang wanita, siapa yang tidak suka bersih, sedap dipandang dan menarik, tapi di hadapan hidup yang keras, semua penampilan fisik pun harus takluk demi pekerjaan, demi beberapa rupiah.

Potret suram kehidupan 5

Di musim panas, tampak banyak pedagang dimana-mana menjajakan buah semangkanya.

Mereka bersembunyi di mana saja menghindari kejaran satpol PP, dan langsung lari begitu melihat mobil petugas, persis seperti sebuah perang gerilya.

Pria yang tampak dalam foto itu, tampaknya benar-benar tak tahan lagi saking lelahnya, ia pun menelungkupkan kepalanya ke atas kemudi dan tertidur dengan sebuah payung pelindung di atas kepalanya.

ILUSTRASI. (Internet)

Banyak orang yang berpikir bahwa para penjaja jalanan ini mempengaruhi pemandangan kota dan mengganggu lalu lintas.

Tapi siapa yang mau bersembunyi di sana-sini seperti “maling”, melarikan diri dari kejaran petugas, tapi semangka di kereta mereka itu adalah nyawa yang menopang hidup mereka.

Mereka mengandalkan semangka itu untuk membayar uang sekolah anak-anak mereka juga untuk biaya berobat orang tua …

Potret suram kehidupan 6

Boneka Mickey Mouse di jalanan ini, menarik perhatian banyak anak-anak, mereka berfoto ceria dengan boneka itu.

Saat orang-orang yang lewat berlalu, sosok orang dalam boneka itu pun melepas kepala mickey-nya, dan orang-orang pun terkesima dengan pandangan mata berkaca-kaca ketika melihat sosok orang berambut putih itu ternyata adalah seorang kakek yang sudah tua..

ILUSTRASI. (Internet)

Siapa yang tidak ingin menikmati masa senja mereka saat mereka sudah tua, hanya saja kakek ini masih memiliki isteri yang terbaring sakit di rumah, ia harus mendapatkan uang buat membeli obat untuk isterinya.

Betapa kerasnya hidup ini, ketika anda melihat orang yang nasibnya jauh lebih susah daripada anda, berilah salam hormat untuk mereka.

Potret suram kehidupan 7

Di bawah terpaan badai hujan dan angin, seorang pria paruh baya tampak minum sendirian di pinggir jalan, ia menangis pilu, meski tidak tahu mengapa ia menangis.

Tapi yang pasti akan membuat orang ikut larut dalam kesedihan melihat pemandangan ini.

ILUSTRASI. (Internet)

Jika bukan kesedihan yang ekstrem, tidaklah mudah bagi seorang lelaki meneteskan air mata?

Potret suram kehidupan 8

Di bawah terpaan salju lebat, tampak seorang pria duduk di atas tanah, menyantap dengan lahap sekantong kue.

Anak siapakah dia atau ayah siapakah dia, jika bukan karena getirnya hidup, jelas dia akan lebih senang menikmati semangkuk nasi hangat daripada kue di tengaj cuaca yang dingin yang menusuk tulang ini.

ILUSTRASI. (Internet)

Sebagai seorang anak, jika Anda merasa tidak ada beban hidup saat ini, coba pulanglah sejenak ke rumah, dan lihatlah orangtuamu sendiri, apakah sandang pangan mereka itu mengejar kualitas hidup yang sama sepertimu.

Hidup itu tidak mudah, tapi ada yang rela mengorbankan diri mereka sendiri memikul beban hidupmu.

Potret suram kehidupan 9

Ini adalah pola pengemis yang berbeda, melihat oang-orang yang menyumbangkan uang ke dalam kotak, boneka itu akan membungkuk badan dalam-dalam dan ketika topinya dilepas, baru tahu kalau di dalam balutan boneka itu adalah seorang ibu yang sedang mengumpulkan uang untuk biaya berobat anaknya.

ILUSTRASI. (Internet)
ILUSTRASI. (Internet)

Maafkan ibu nak, ibu tidak mampu mendapatkan uang untuk biaya berobatmu. Ibu terpaksa mengemis di jalanan dengan memakai boneka ini, tapi jika ada yang bisa menyelamatkan hidupmu, ibu bersedia melakukan segalanya.

Siapa yang mau memakai boneka untuk mengemis, menahan ejekan dan pandangan hina orang-orang, tapi selama bisa mengumpulkan uang yang cukup, ibu rela melakukannya sambil menahan malu dan hina.

Potret suram kehidupan 10

Usia yang sama, namun memiliki nasib yang berbeda, saat menyaksikan anak-anak lain bermain slide dengan cerianya, hatinya merasakan sepi dan iri yang tak terucap…

ILUSTRASI. (Internet)

Siapa yang tidak ingin memiliki masa kanak-kanak yang riang-gembira, hanya saja ada beberapa orang yang bernasib malang sejak awal derita.

Share

Video Popular