Erabaru.net. Sebuah Barber shop/QB House (Quick Barber) dengan luas hanya sekitar 10 meter persegi, dan hanya melayani pangkas rambut, bisa diselesaikan dalam waktu 10 menit, tidak membuang-buang waktu pelanggan yang berharga.

Pendapatan tahunan Kuniyoshi Konishi yang menjadi Chairman dan pendiri perusahaan QB House ini mencapai hingga 1 miliar yuan, alasannya karena Kuniyoshi Konishi tahu bagaimana mengembalikan waktu kepada para tamu.

Barbershop yang mengembalikan waktu berharga kepada pelanggan. Suatu hari di tahun 1995, Kuniyoshi yang berusia 54 tahun terburu-buru masuk ke sebuah barbershop.

Karena telah berjanji bertemu dengan seorang temannya. Jadi, dia hanya menyisihkan setengah jam waktunya untuk potong rambut.

Tapi dia baru bisa duduk di kursi setelah menunggu hampir satu jam lamanya,
kemudian tukang cukur memberinya handuk panas, lalu memijat sambil menawarkan produk shampoo di tokonya.

Namun yang paling menjengkelkannya adalah mahalnya ongkos potong rambut.

Pengalamannya ini seketika membuat Kuniyoshi merenung. Kenapa tidak potong secara simpel saja?

Dia terus berpikir sambil membayangkannya.

“Jika ada barbershop yang bisa memotong rambut dalam waktu 10 menit dengan ongkos 1000 Yen, apa kamu mau?”

Berbekal gagasannya ini, Kuniyoshi lalu mengadakan survey pada kaum pria di Jepang,
dan hasilnya lebih dari 34% responden menyatakan kesediaan mereka.

Banyak kaum pria yang mengeluhkan proses pemotongan rambut yang berbelit-belit.

Karena itu, Kuniyoshi pun membuka Quick Barber House pertama di Tokyo, Jepang.

Internet

Menyederhanakan pemangkasan rambut QB HOUSE yang didirikan Kuniyoshi ini Terletak di distrik bisnis Kanda yang padat penduduknya.

Luas QB house-nya kurang dari 10 meter persegi, dan 3 kursi sederhana. Tidak ada counter ekstra dan asisten.

Hanya ada satu mesin otomatis yang mudah dioperasikan di depan toko. Hanya menerima 1000 yen uang kertas atau kartu kredit.

Nomor antrian akan tercetak secara otomatis setelah melakukan pembayaran.

Setelah mendapatkan nomor antrian, pelanggan memasuki area tunggu di pintu masuk.

Di atas pintu terdapat tiga lampu penunjuk dengan warna yang tidak sama.

Begitu lampu penunjuk warna hijau menyala, artinya bisa langsung dipotong.

Lampu kuning, tunggu 5 menit. Lampu merah, tunggu hingga 10 menit.

Desain lainnya adalah sudut 139.68 derajad antara tool station dan cermin dengan demikian tidak akan mempengaruhi gerakan hairdresser saat memotong rambut pelanggannya.

Desain ini bisa meningkatkan efisiensi kerja dan mempercepat waktu pemotongan rambut pelanggan.

Internet

Mendapat serangan dari sesama tukang cukur, namun justeru semakin berkembang.

Usaha QB house yang berkembang pesat ini, menyebabkan pesaing lain kehilangan pelanggan.

Penghasilan harian tidak sebaik dulu, sehingga menyebabkan kecemburuan dari para pesaingnya.

Mereka membuat onar di gerai BQ House dan mengancam Kuniyoshi. Namun, Kuniyoshi tidak menghadapinya dengan serangan balasan.

Dia meminta maaf kepada pelanggan sambil terus membuka gerainya secara diam-diam, dan hal ini justeru semakin meningkatkan kepercayaan dirinya.

Kemudian, ia meningkatkan pola yang lebih memperhatikan kepentingan pelanggan,
bahkan untuk orang tua yang bermasalah dengan mobilitas, dia menciptakan pemotongan rambut secara mobile.

QB House juga menyediakan pelatihan keperawatan profesional, agar orang tua juga bisa menikmati layanan haircut yang tenang.

QB house milik Kuniyoshi ini cepat dengan pelayanan lengkap. Sampai sekarang terdapat 660 gerai QB House di dunia.

Dengan pengunjung lebih dari 18 juta orang, dan menciptakan mitos dengan omset sebesar 16.6 miliar yen per tahun.

Tak pernah melupakan layanan yang dibutuhkan para tamu. Dari seorang pelanggan yang ingin dipotong rambutnya kini menjadi seorang bos yang menyediakan pemangkasan rambut.

Kuniyoshi tak pernah melupakan apa yang dibutuhkan pelanggan, ”layanan ekstra” yang tulus dalam masyarakat modern yang serba cepat sekarang ini.

Dan dia hanya fokus pada hal pemotongan rambut, itu saja. (jhn/rp)

Cmoney.tw

Share

Video Popular