Eraaru.net. Ini adalah sebuah pengalaman nyata yang diceritakan oleh seorang guru ritual perkabungan. Suatu hari, seorang sahabat lama ke rumahnya, saat mengobrol, sempat membicarakan tentang salah seorang temannya yang berpenghasilan rendah.

Kebetulan beberapa waktu lalu, putri bungsu temannya yang bernama Titi didiagnosis terkena leukemia, bisa dibayangkan betapa sedihnya keluarga yang sudah miskin ini harus meminjam uang dimana-mana untuk mengobati penyakit anaknya.

Kondisi Titi semakin memburuk, kemudian orangtuanya mulai khawatir dari mana harus mendapatkan uang lagi untuk pemakamannya nanti.

Ilustrasi

Setelah mengetahui hal itu, sang ritualis segera pergi ke rumah sakit bersama temannya, dan memberi tahu keluarga Titi bahwa mereka akan membantu mengumpulkan dana, membantu mereka mengatasi hal itu.

Ayah Titi berkata dengan penuh rasa terima kasih : “Bang, sungguh terima kasih sekali atas kesediaan abang membantu kami, kami benar-benar tidak punya uang lagi… Jadi saya pikir, membacakan do’a, buah persembahan atau kertas emas dan semacamnya, biarlah kami yang mencari solusinya.”

Share

Video Popular