Erabaru.net. Orangtua bocah bernama Chen Dong ini telah meninggal saat dia berusia 13 tahun, dan sejak itu dia pun menjadi yatim piatu. Berkat bantuan kerabat dan donatur hingga akhirnya Chen Dong bisa sekolah tingkat 2 sekolah menengah atas.

Pada suatu hari, ketika Chen Dong sedang berlari di lapangan, tiba-tiba sepatu yang dikenakannya rusak. Padahal minggu depan akan diadakan pertandingan olahraga di sekolah dan ia sudah mendaftar sebagai peserta pertandingan lari.

Chen Dong sangat suka olahraga lari, dan memiliki stamina yang kuat, dia selalu menjadi pelari tercepat dalam pelajaran olahraga di sekolahnya. Tetapi sekarang, sepatunya sudah rusak dan ia tidak punya uang, haruskah dia menyerah?

Semua orang tahu Chen Dong anak yatim piatu, sekolah dan hidupnya sehari-hari bergantung dari orang-orang yang baik hati.

Selama ini, orang-orang tidak pernah meminta bayarannya setiap kali ia makan, potong rambut, mandi atau lainnya.

Chen Dong kemudian mendatangi sebuah toko sepatu satu-satunya di daerah tempat tinggalnya. Pemilik toko sepatu adalah seorang pria gendut bermarga Wang.

Chen Dong kemudian dengan tergagap-gagap menjelaskan maksud kedatangannya, namun, pak Wang menolak memberikan sepatunya secara cuma-cuma.

Mendapat penolakan dari Bapak Wang, wajah Chen Dong pun memerah karena kesal.

Share

Video Popular