Erabaru.net. Di setiap negara di dunia ini, pasti tak lepas dengan yang namanya gelandangan dan pengemis dalam kehidupan masyarakatnya. Di negara ini, pun ada gelandangan tapi yang namanya pengemis hampir tidak akan kita jumpai.

Tak ada pengemis, ini merupakan hal yang sangat menarik sekaligus membuat kita berpikir.

Saat tibanya musim hujan, suatu malam gerimis di Tokyo. Jepang. Dalam perjalanan pulang, saya melihat seorang pria tua mengayuh sepeda sambil membawa sekantong kaleng minuman bekas di sadel belakangnya.

Terlintas dalam benak saya saat itu, besok adalah hari membuang sampah yang ditetapkan dalam sepekan. Orang tua itu rupanya mengambil lebih dulu kaleng bekas itu sebelum diambil oleh perusahaan pengelola sampah.

Malam itu, adalah satu-satunya kesempatan bagi pria tua itu untuk mengais rezeki dalam seminggu. Dengan rejeki nomplok ini, dia akan membeli beberapa mie instant, dua potong tahu, dan sebotol sake, kemudian menikmatinya di dalam gubuk yang ditutupi dengan plastik di bawah jembatan.

Orang tua itu adalah seorang gelandangan. Menurut statistik setempat, hanya ada sekitar 2.000 kaum gelandangan sepertinya di Tokyo, Jepang.

Share

Video Popular