Mereka mengatakan sudah terbiasa tinggal di gua. Sementara rumah di bawah kaki gunung itu tidak awet, dan mereka berharap dapat tinggal di sini dari generasi ke generasi.

Hingga saat ini, mereka jarang mendapat gangguan dari dunia luar, disini tidak ada ponsel, WiFi, tempatnya hangat di musim dingin dan sejuk di musim panas. Orang-orang mulai istirahat saat hari mulai gelap.

Saat santai di musim dingin, kaum pria biasanya minum arak buatan sendiri sambil mengitari api unggun, sementara kaum wanita berkumpul dan mengobrol santai.

Di luar gua telah mengalami banyak perubahan yang luar biasa, sementara penduduk desa di dalam gua masih mempertahankan kebiasaan dan standar hidup seperti semasa awal pembebasan .

Mereka berkembang biak dari generasi ke generasi, hidup dalam kemiskinan namun kepuasan hidup mereka yang sulit dimengerti oleh orang-orang luar.(jhn/yant)

Sumber: ins.bldaily.com

Share

Video Popular