Erabaru.net. Suka membersihkan kotoran di telinga ? Kedengarannya memang menjijikkan, tapi saat kamu membersihkan telinga, coba lihat dari dekat apa warnanya.

Tidak banyak yang tahu, kotoran telinga ternyata bukan hanya sekedar menumpuk kotoran di telinga.

Kotoran ini sebenarnya diciptakan oleh tubuh kita untuk mencegah bakteri dan kotoran masuk ke saluran telinga, jadi kotoran lengket justru membuat telinga kita bersih, sehat dan fungsional.

Secara umum, kotoran telinga terbagi dua yaitu kering atau basah, yang ditentukan berdasarkan faktor genetik.

Mereka yang berasal dari keturunan Kaukasia atau Afrika lebih memiliki tipe kotoran telinga basah, sementara Asia akan lebih berpeluang memiliki kotoran telinga yang kering dan berserpih dalam telinga mereka.

Meski serumen atau ilin telinga itu berfungsi untuk melindungi telinga dari masuknya kotoran atau debu. Namun, selama ini orang-orang berpikir adanya kotoran telinga merupakan tanda tubuh yang tidak bersih.

Anggapan itu ternyata hanya membuat orang-orang salah kaprah dalam membersihkan telinga. Serumen sangat lengket sehingga bisa menjebak kotoran tersebut masuk lebih dalam ke saluran telinga.

Para peneliti mengungkapkan, bahwa memasukkan benda asing ke dalam saluran telinga, seperti cotton bud, malah bisa menyebabkan berbagai masalah pendengaran dan justru meningkatkan produksi serumen.

Ketua American Academy of Otolaryngology, Dr Seth Schwartz, mengatakan, secara tidak sadar, banyak orang mengorek telinga terlalu dalam sehingga serumen justru bisa terdorong lebih dalam ke saluran telinga.

Membersihkan telinga yang paling aman adalah dengan meminta bantuan dokter THT. Dokter THT tidak hanya dikunjungi ketika Anda mengalami masalah dengan telinga, hidung, atau tenggorokan.

Share

Video Popular